Kunjungan Kehormatan Perwira ILO TNI Kota Kinabalu Ke Tawau

TAWAU ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Dalam rangka membina hubungan kerjasama bidang pertahanan dan kerjasama lintas batas, Perwira ILO TNI di Kota Kinabalu, Mayor Kav Jemmy Sitorustua Sitorus melaksanakan kunjungan kehormatan (courtessy call) ke Konsulat Republik Indonesia di Tawau dan Markas Angkatan Tugas Bersama 2 di Tawau, Sabah, Malaysia, Senin (27/9) awal pekan lalu.

Saat kunjungan ke Konsulat RI di Tawau, Perwira ILO TNI  diterima langsung oleh Kepala Perwakilan RI Abdul Fatah Zaenal yang di dampingi oleh Stafnis Polri di Tawau Kompol Naafi Arman dan Perwira ILO TNI di Tawau, Kapten Inf Yoso Sudiro.

Kunjungan ini sebagai sarana silahturahmi antara kedua belah pihak yang bertugas di wilayah Sabah, Malaysia ini agar semakin memperat hubungan kerjasama ke depannya, dikatakan Mayor Kav Jemmy ST Sitorus yang merupakan Pamen Kodam XII/Tpr selaku Perwira ILO Kota Kinabalu.

Sementara  itu, Abdul Fatah Kepala Perwakilan RI di Tawau menjelaskan kondisi keamanan di wilayah Tawau terutama terkait dengan maraknya kejadian penculikan-penculikan, khususnya yang dilakuan terhadap WNI yang bekerja di Tawau yang terjadi di wilayah perairan Malaysia-Philipina, bahwa pihak Konsulat RI di Tawau sudah melakukan koordinasi secara terus menerus dengan pihak otoritas Malaysia yang ada di Tawau terutama pihak keamanan agar selalu melakukan patroli di wilayah perairan yang selama ini dianggap cukup rawan.

“Konsulat RI juga sudah membuatkan Surat Edaran kepada para perusahan kapal yang mempekerjakan WNI di perusahaannya untuk sementara waktu tidak melakukan kegiatan di wilayah perbatasan Malaysia-Philipina. Dan juga menyebarluaskan informasi tersebut melalui media sosial. Hal ini sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya kembali kejadian tersebut”,  paparnya.

Abdul Fatah juga menambahkan bahwa saat ini tercatat sebanyak 8.000 orang WNI bekerja sebagai ABK tersebar di sekitar 600 perusahaan kapal yang ada di wilayah Pantai Timur Sabah. Sehingga sangat menyulitkan dalam hal pengawasan oleh pihak Konsulat RI. Namun, pihak Konsulat RI di Tawau tetap melakukan koordinasi dengan  aparat terkait untuk mencegah timbul kembali korban WNI, imbuhnya.

Selepas kunjungan ke Konsulat RI di Tawau, dilanjutkan kunjungan ke Markas Angkatan Tugas Bersama (ATB) 2 yang berdomisili di Kem Kukusan, Tawau. Yang disambut oleh Pegawai Memerintah 26 RAMD TDM (Danyon Askar Melayu 26 Diraja Malaysia) Kolonel Saiful Bahari bin Zainol beserta beberapa Perwira Staf nya.

Kolonel Saiful Bahari bin Zainol dalam pengantar pembukanya menjelaskan secara singkat  tugas ATB 2 yang merupakan Pangkalan Operasi Hadapan dengan tugas mengendalikan pengamanan wilayah Sabah termasuk memberikan bantuan yang diperlukan saat pelaksanaan Operasi Pasir (Operasi Pengamanan Pantai Timur) terutama bidang operasi, administrasi dan logistik.

Mayor Kav Jemmy berharap hubungan antara TNI dan TDM tetap harmonis terutama dalam hal pengamanan perbatasan di wilayah Kalimantan ini sehingga tidak ada lagi gesekan-gesekan di kedua belah pihak yang justru akan menimbulkan konflik antar Negara.

Kegiatan kunjungan ini diakhiri  dengan pertukaran cinderamata dari kedua belah pihak sebagai kenang-kenangan./Dd/Lk

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *