Kunjungan Kapolda Kalbar Sambangi Kodim 1202/Singkawang

SINGKAWANG ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Kepala Polisi Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Musyafak, S.H., M. M., berserta Ketua Bhayangkari Polda Kalbar Ny. Anna Musyafak, didampingi sejumlah pejabat Polda Kalbar menyambangi Makodim 1202/Singkawang Jalan Alianyang  Kelurahan Pasiran Kecamatan Singkawang Barat, Selasa (06/09/2016) kemarin.

Kunjungan Kapolda Kalbar, disambut langsung oleh Dandim 1202/Skw Letkol Czi Darody Agus, S.E., beserta pejabat di lingkungan Kodim 1202/Skw.

Kunjungan Kapolda Kalbar ke  Makodim 1202/Skw merupakan pertemuan dialogis dua instansi pemerintah dibidang keamanan, karena adanya ikatan emosional yang baik antara Polri khususnya Polres Singkawang dan TNI khususnya Kodim 1202/Skw merupakan salah satu bentuk hubungan kekerabatan yang telah lama terjalin dengan baik, diungkapkan Dadim 1202/Skw Letkol Czi Darody Agus disela-sela acara penyambutan Kapolda Kalbar.

Selain itu Dadim 1202/Skw Letkol Czi Darody Agus  menjelaskan bahwa Kodim 1202/Skw dan membawahi dua Pemerintahan Kabupaten dan satu Pemerintah Kota yaitu Kota Singkawang, Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang terdiri dari tujuh belas  Koramil yang tersebar di tiga wilayah tersebut.

“Kodim 1202/Skw memiliki  wilayah yang unik yang terdiri dari tiga etnis besar di kabupaten Sambas dengan etnis Melayu, Kabupaten Bengkayang dengan etnis Dayak, dan Kota Singkawang etnis Cina serta memiliki dua Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia yaitu Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas”, paparnya.

Sedangkan menurut Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Musyafak, SH. M. M., menyampaikan dalam penanggulangan karhutla yang dilaksanakan secara bersama-sama TNI, Polri, Pemda dan elemen masyarakat yang lain, perkembangannya sudah dilaporkan kepada Komando atas.

Kapolda mengharapkan kepada Dandim 1202/Skw, Kapolres dan Danramil serta Kapolsek di perbatasan meningkatkan sinergitas berkaitan dengan maraknya penyeludupan barang-barang ilegal yang menjadi perhatian dari pemerintah pusat. “Hal tersebut dapat kita laksanakan dengan meningkatkan sinergitas di lapangan karena  merupakan tugas kita bersama, selanjutnya kita lakukan pencegahan, sehingga komunikasi sinergis yang sudah baik selama ini sama-sama kita tingkatkan karena tugas negara merupakan tugas kita bersama”, tegasnya./ dd/lk

Ikuti Berita : Hefni dan Saryanto Saling Tuding : Akibat Proyek Penimbunan, Water Pron Rusak Parah

 

Jangan Lambat Bagi Kebun Sawit

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *