KUDETA POLITIK KOALISI MERAH PUTIH DI PILGUB JABAR

( JABAR ) -Kristalisasi paket pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Pilgub Jabar telah menghasilkan beberapa koalisi partai, salah satunya adalah Koalisi Jaman Now yang beranggotakan Partai Demokrat, PKS dan PAN.

Partai Gerindra dan PKS yang selama ini sebagai sahabat perjuangan politik terancam pecah dalam Pilgub Jabar, pasalnya saat ini Gerindra terkesan ditinggalkan oleh PKS yang selama ini telah menjadi kawan strategisnya.

Hendry Yatna, Ketua Umum Paguyuban Bumi Pasundan melihat fenomena politik saat ini diluar dari analisis kebanyakkan orang, pasalnya selama ini masyarakat menganggap bahwa Gerindra dan PKS adalah kawan strategis.

Hendry mengatakan “koalisi jaman now adalah gerakan politik intimidasi, Partai Gerindra telah dipaksa menyerahkan suaranya sebanyak 11 kursi di propinsi Jabar, tindakan tersebut telah mencederai para pendukung Prabowo Subianto dan Partai Gerindra”.

“selama ini para pendukung Prabowo dan Gerindra mengagumi PKS yang konsisten berada dalam 1 barisan bersama Gerindra, dan saya yakin Prabowo Subianto sangat kecewa atas manuver PKS tersebut” sambung Hendry.

Hendry menambahkan “Hari ini faktanya Partai Gerindra sendirian dalam Pilgub Jabar, Gerindra harus bersikap tegas atas intimidasi politik tersebut, terlebih bahwa Prabowo Subianto atau Partai Gerindra adalah Pimpinan Koalisi Merah Putih”

“jika Prabowo memenuhi keinginan Koalisi Jaman Now dalam Pilgub Jabar, maka telah terjadi kudeta politik dalam koalisi merah putih, dimana kepemimpinan Prabowo atau Gerindra sudah direbut” imbuh Hendry./PKP/Opan. // Foto : Ist //

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *