KPU Plenokan DPS Pilkada Melawi

MELAWI-KPU Kabupaten Melawi menggelar pleno penetapan Daftra pemilih Sementara (DPS) pilkada Melawi, Rabu (2/9/2015), di

Ketua KPU Melawi Julita./frans
Ketua KPU Melawi Julita./frans

aula MABT, Nanga Pinoh Melawi.

Pleno dihadiri 11 PPK kecamatan, Kadisdukcapil dan Panwas. Dalam rapat tersebut dipimpin oleh ketua KPU Melawi, Julita yang didampingi komisioner KPU lainnya.

Pada pleno itu ditetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pilkada Melawi, sebanyak 172.193 pemilih, atau bertambah 19863, dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilpres tahun 2014, yang mencapai 152.330 pemilih.

Ketua KPU Melawi Julita mengungkapkan, sampai sejauh ini pihaknya masih akan melakukan perbaikan terhadap DPS tersebut, terutama di daerah yang banyak didapati penambahan jumlah pemilih.

“KPU akan menyandingkan DPS ini dengan DPT pilpres, karena kalau kita lihat ternyata masih banyak pemilih ganda. Jadi selain DPS ini nanti kita juga akan mecocokan dengan data analisis yang sudah kami lakukan, kemudian digabungkan dengan PPS yang ada di desa, supaya

Pleno DPS Melawi./frans
Pleno DPS Melawi./frans

PPS melihat dan memperbaiki, kalau ada yang ganda atau tidak sesuai PPS bisa memperbaiki,” kata Julita.

Julita mengatakan, jika dibandingkan dengan data yang sudah diturunnkan sebelumnya, yakni dari 189256 pemilih dengan DPS yang telah ditetapkan sekarang 172.193 pemilih, sudah terjadi pengurangan sebanyak 17063.

Kata dia, KPU akan melakukan pemutahiran kembali sebelum ditetapkan menjadi DPT,  kami akan berusaha maksimal dalam pendataan pemilih ini.

Dari pendataan yang dilakukan sementara, pada umumnya penambahan jumlah pemilih yang cukup signifikan ini lebih dikarenakan banyaknya pemilih yang terdaftar secara ganda. Seperti pemilih yang sudah dicoret pada saat pilpres dulu sekarang muncul lagi.

“ Kami akan turunkan lagi data pilpres yang sudah kami arsir ke PPS, sebagai bahan PPS untuk pencocokan bahwa yang bersangkutan sudah dicoret,” ucapnya.

Terhadap daerah-daerah yang penambahannya cukup signifikan, pihaknya akan melakukan perbandingan dengan DPT terakhir, karena itu merupakan dasar penggabungan dengan DP4.

“ Dengan adanya perbandingan ini nanti akan ketemu daerah-daerah yang masih tinggi penambahannya.

Jadi di TPS juga bisa dicek, jika sebelumnya hanya sekian tiba-tiba melonjak banyak, kita akan konsentrasi di sana, namun kalau yang wajar tidak, namun demikian kita tetap kroscek apabila masih ada kemungkinan pemilih yang tidak terdaftar,” jelasnya.

Saat disinggung adanya kemungkinan sengaja digelembungkan oleh tim tertentu untuk kepentingan pilkada nanti, Julita mengatakan, KPU tidak berfikiran sejauh itu.

Dia kembali menegaskan, bahwa banyaknya penambahan ini karena adanya pemilih yang sudah dicoret namun masuk lagi pada pendataan terbaru.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat yang sampai saat ini belum terdaftar sebagai pemilih bisa menyampaikannya kepada PPS, agar masuk dalam pendataan, sehingga pada saat pilkada mendatang bisa menggunakan hak suaranya.

Julita juga mengharapkan, kepada masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih, supaya datang ke TPS pada saat pemungutan suara, jangan sampai menjadi golput, karena satu suara akan menentukan nasib Kabupaten Melawi lima tahun ke depan. (frans somil)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *