KPU Pasang APK Paslon

Reporter : Frans Somil

Baliho dua pasangan calon di lapangan Tanjung Niaga Nanga Pinoh Melawi /// (reporter Frans Somil)
Baliho dua pasangan calon di lapangan Tanjung Niaga Nanga Pinoh Melawi /// (reporter Frans Somil)

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! MELAWI-KPU Kabupaten Melawi, telah memasang Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon bupati Melawi yang bertarung pada pilkada 9 Desember mendatang, ke sejumlah titik di kota Nanga Pinoh.

Pantauan di lapangan APK tersebut dipasang, di lapangan sepak bola Tanjung Niaga, dan ke sejumlah sekretariat pemenangan pasangan calon masing-masing.

Ketua KPU Melawi, Julita mengatakan, khusus baliho, pasangan calon, KPU menyiapkan sebanyak lima buah, sedangkan umbul-umbul yang di sebar ke sejumlah kecamatan, masing-masing 10 buah.

“ Semua APK yang dipasang oleh tim pasangan calon, baik di sekretariat atau di beberapa titik akan dilepas semua dan digantikan dengan APK dari KPU, selain baliho yang bukan dari KPU tidak diperkenankan,” katanya.

Julita menambahkan, APK tersebut dipasang oleh PPK secara berdampingan antara pasangan calon nomor urut satu dan pasangan calon nomor urut dua, di lokasi yang telah ditentukan.

“Untuk di Kabupaten, kita pasang sesuai dengan arahan dari pemkab, nah nanti setiap titik akan ada dua baliho dari kedua paslon, jadi tidak boleh dipasang secara terpisah.” katanya.

Dari lima baliho tersebut, tidak semuanya dipasang, tergantung kesepakatan pasangan calon masing-masing. Sebab ada pasangan calon juga yang meminta agar satu baliho dipasang di sekretariat tim pemenangan.

“Atau misalnya ada yang minta satu baliho untuk kegiatan kampanye terbuka, bisa memakai baliho tersebut, nanti saat pindah baliho itu bisa dipergunakan lagi, jadi bongkar pasang,” tandasnya.

Julita mengungkapkan, sesuai dengan aturan yang ada, pasangan calon tidak diperkenankan melakukan kampanye dalam bentuk APK, karena semua APK telah dilakukan oleh KPU.

“Bahkan termasuk stiker, famplet KPU yang mencetak, sesuai dengan kemampuan kita. Untuk stiker dan famplet kita cetak sebanyak 25600 sesuai dengan jumlah KK. Dan seesuai tahapan tanggal lima ini kami sampaikan pada paslon,” jelasnya.

KPU juga meminta kepada PPK dan PPS bisa berkoordinasi dengan masyarakat saat akan melakukan pemasangan APK, sebab bisa jadi fasilitas yang direkomendasikan pemerintah tidak bisa dijangkau masyarakat.

“Misalnya lahan yang ditentukan pemkab untuk pemasangan APK masuk kedalam, kemudian PPK berinisiatif ingin memasangnya di tempat yang mudah dilihat masyarakat, nah ini juga harus dikoordinasikan,” jelasnya./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *