KPU Melawi Perbaiki DPS

KETUA KPU MELAWI JULITA./fran
KETUA KPU MELAWI JULITA./fran

MELAWI, POSKOTAPONTIANAK.COM-KPU Melawi melakukan rapat kerja internal, dengan sejumlah pihak, untuk membahas mengenai perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS), pilkada 9 Desember mendatang.

Adapun pihak yang terlibat dalam pertemuan tersebut antara lain, TNI, Polri, Panwas, dinas kependudukan dan catatan sipil Melawi, serta LO Tim Pemenangan pasangan calon dari kedua pihak.

Ketua KPU Melawi, Julita mengatakan, pihaknya akan terus berupaya maksimal untuk melakukan perbaikan DPS ini, namun demikian, sebagai penyelenggara KPU juga perlu meminta masukan dari pihak lain, apa-apa yang perlu kami lakukan demi perbaikan ini.

Kata Julita, DPS pilkada yang telah diplenokan sebelumnya mencapai, 172.193 pemilih, atau bertambah 19863, dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilpres tahun 2014, yang mencapai 152.330 pemilih.

Julita mengatakan, jika dibandingkan dengan data yang sudah diturunkan sebelumnya, yakni dari 189256 pemilih, dengan DPS yang telah ditetapkan sekarang 172.193 pemilih, sudah terjadi pengurangan sebanyak 17063.

KPU akan melakukan pemutahiran kembali sebelum ditetapkan menjadi DPT.  Kami akan berusaha maksimal dalam pendataan pemilih ini.

“Bahkan setelah ditetapkan menjadi DPT kita juga akan tetap melakukan perbaikan, maka dari itu kita juga perlu meminta masukan dari semua pihak demi kesempurnaan data yang akan kita tetapkan nanti,” katanya.

Sementara itu, LO Tim sukses pasangan nomor urut 1, Erwin menilai, KPU sudah bekerja secara maksimal dalam memverifikasi DPS sebelum ditetapkan menjadi DPT. Dia melihat sudah banyak perbaikan yang dilakukan KPU terhadap DPS yang telah diplenokan sebelumnya.

“Kami memberi apresiasi terhadap kinerja KPU, sebab jika dibandingkan dengan sebelumnya perselisihan antara DPT pilpres dengan DPS ini sampai dengan 20 ribu lebih, jadi cukup signifikan, namun sekarang sudah jauh lebih baik,” katanya.

Erwin mengungkapkan, dia juga memberi apresiasi terhadap KPU yang melakukan perbaikan DPS dari daerah terjauh, kemudian baru daerah yang paling dekat yakni di perkotaan.

“Nah untuk di Pinoh ini masih ada sekitar 3000 penambahan suara, namun tadi KPU mengatakan itu belum dilakukan perbaikan, karena mereka memulainya dari daerah terjauh, jadi saya pikir sudah cukup baik,” tandasnya. (frans somil/biro Melawi)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *