Korupsi Pupuk 13 Milyar, Kejati Kalbar Tetapkan Lima Tersangka

PONTIANAK POSTKOTAPONTIANAK.COM ! Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menetapkan lima orang sebagai tersangka dugaan korupsi terkait penyimpangan dan pengadaan pupuk urea dan NPK pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura (PTPH) Kalbar tahun 2012.
ILUSTRASI./IST
ILUSTRASI./IST

Dari Kelima tersangka tersebut, yakni berinisial MA, JW, JR, YSK, dan AS, kata Kepala Kejati Kalbar Warih Sadono dalam keterangan persnya di Pontianak, Senin 23/5/2016.

MA berperan sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) pada Dinas PTPH Kalbar, YSK berperan sebagai perantara atau penghubung, dan AS berperan sebagai ketua Pokja pengadaan barang dan jasa.

Sedangkan Dua tersangka lain merupakan pengusaha rekanan, JW sebagai direktur CV WN dan JR sebagai direktur CV WUM. Kerugian negara akibat perbuatan kelima tersangka tersebut sekitar Rp13 miliar, terang Warih.

Meski ke lima orang tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka, Kejaksaan belum menahan kelima tersangka.

Kejati Kalbar akan melakukan pemeriksaan dan pemanggilan terhadap saksi dan tersangka sehingga baru bisa diketahui apakah kelima tersangka tersebut perlu dilakukan penahanan atau tidak.

Hingga saat ini kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 12 saksi, dan kemungkinan bisa saja bertambah, ungkapnya. ( Rhd )/dn-PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *