Kongkalingkong Berjama’ah Proyek Kapur Kumpai

Reporter : Devi Lahendra

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! KUBU RAYA – Duduk dikursi pesakitan secara bersama mungkin itu layak dirasakan

Surat Keterangan Hasil Uji Lab dari Politeknik Negeri Pontianak./foto: dv
Surat Keterangan Hasil Uji Lab dari Politeknik Negeri Pontianak./foto: dv

oleh mereka yang berkutat di proyek Peningkatan Jalan Kapur-Kumpai yang menelan anggaran APBD Kubu Raya senilai Rp. 8,4 milyar yang dikerjakan oleh PT. Ariesta Sukses Makmur.

Pasalnya, kekuatan jalan tersebut menjadi pondasi utama untuk menahan beban kendaraan hingga hitungan ton, yang mana jalan tersebut merupakan jalan poros yang dilalui oleh kendaraan roda 6 serta kendaraan angkutan barang lainnya.   

Sejatinya tak hanya dari proyek Kapur – Kumpai yang dapat menyeret para peraup keuntungan dari proyek yang dikucurkan melalui uang negara. Namun masih banyak kisah kongkalingkong antara Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kubu Raya dengan para pemain proyek yang menghalalkan segala cara untuk meluluskan bagi-bagi jatah rupiah dari setiap pekerjaan.

Jalan Kapur-Kumpai Kab. Kubu Raya./fpto:dv
Jalan Kapur-Kumpai Kab. Kubu Raya./fpto:dv

Jika ditela’ah dari pekerjaan jalan Kapur – Kumpai, nada sumbang mulai terlihat dari tidak samanya pernyataan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Bina Marga Kubu Raya dengan Konsultan yang mana PPK mengatakan pekerjaan tersebut menggunakan cerocok sedangkan konsultan dengan tegas mengatakan tidak menggunakan cerocok.

Alhasil perbedaan tersebut tak hanya sampai pada batangan cerocok, namun demam perbedaan juga menjangkiti pada uji tanah yang dilakukan oleh Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak.

Irwansyah selaku konsultan sebelumnya telah mengatakan untuk tanah antara batas Kota Pontianak – Kubu Raya sampai pada perempatan tol 2 memiliki struktur tanah yang sudah cukup keras, namun untuk arah Kumpai masih tanah hitam dengan stuktur yang lembut dan itupun dikatakan Irwansyah tanah tersebut telah dilakukan uji laboratorium di Politeknik Negeri Pontianak.

“Ya pasti untuk tanah telah kita lakukan uji lab, “ demikian dengan tegas Irwansyah mengtakan pada saat melakukan pertemuan dengan sejumlah waratawan.

Namun ditempat terpisah, berdasarkan surat keterangan yang dikeluarkan oleh Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak tertanggal 7 September 2015 menjelaskan bahwa PT. Ariesta Sukses Makmur telah melakukan pungujian material (Design Mix Formula) dengan paket peningkatan Jalan Kapur – Kumpai, jenis pekerjaan tertera dalam surat keterangan tersebut ialah timbunan tanah pilihan serta tanah yang diuji adalah tanah datang yaitu tanah dari Peniraman, dengan waktu pengujian tanggal 5 Agustus – 8 Agustus 2015.

Jelas rancu antara pernyataan konsultan dengan apa yang telah diuji oleh Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Pontianak./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *