Komitmen Kembangkan PAUD

(POSTKOTAPONTIANAK.COM)

Djemain Burhan. /yhy
Djemain Burhan. /yhy

SEKADAU-Pendidikan penting diberikan pada anak sedini mungkin. Lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) yang kini mulai hadir hingga ke pelosok wilayah Kabupaten Sekadau dianggap wadah yang tepat untuk memberikan bekal pendidikan bagi anak sebelum menempuh pendidikan formal.

Pemkab Sekadau melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Sekadau menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan PAUD di Kabupaten Sekadau. Penegasan ini disampaikan langsung Kepala Dikpora Sekadau, Djemain Burhan.

“Saat ini hampir semua desa di Kabupaten Sekadau sudah memiliki PAUD. Hanya desa-desa pemekaran saja yang masih belum memilikinya,” ujar Djemain, kemarin.
PAUD, kata Djemain,  dibagi dalam tiga kategori. Untuk anak 0-2 tahun disebut taman penitipan anak, untuk usia 2-4 tahun disebut kelompok bermain atau Play Group. “ Sedangkan untuk 4-6 tahun disebut taman kanak-kanak,” kata Djemain.

Menurut Djemain, keseriusan Pemkab Sekadau mengembangkan PAUD dapat dilihat dari banyaknya biaya yang digelontorkan Pemkab melalui dana APBD untuk pembangunan PAUD. Diantaranya untuk pembangunan fisik maupun untuk membantu pengadaan alat-alat pendidikan atau permainan PAUD.
“Bantuan yang diberikan tidak hanya untuk PAUD yang dikelola oleh pemerintah saja. Tapi PAUD yang dikelola oleh swasta juga dibantu,” jelasnya.

Dikatakan Djemain, di Sekadau, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD atau tingkat anak-anak yang mengikuti PAUD, secara data memang masih butuh peningkatan. Namun secara fakta, sebenarnya APK cukup tinggi, mencapai 64 persen.
“ Ini dikarenakan banyak anak-anak yang usia PAUD, yakni berusia dibawah 6 tahun sudah masuk SD, sehingga mereka tidak masuk dalam data PAUD. Padahal jumlah mereka sangat banyak, mencapai angka 3000 lebih,” tandas Djemain. (Ya/PKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *