Kombes Suhadi Mengingatkan Wartawan, Itu Ibarat Angka Nol Kalau Salah Meletakkan Bisa Membuat Kita Menjadi Kecil

( Kombes Pol Purnawirawan Drs.Suhadi SW, MS.i./ istimewa )

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( PONTIANAK ) – Di Era Informasi dan tehnologi saat ini masih ada orang yang memperlakukan wartawan tidak manusiawi, ditelpon tidak diangkat, dikonfirmasi no commen, didatangi wartawan sembunyi atau takut dan sebagainya.

Karena sulit dikonfirmasi akhirnya wartawanpun tidak mau bergantung pada satu nara sumber. Ia akan berupaya secara maksimal mencari narasumber yang lain guna mengkonfirmasi apa yang diperolehnya dilapangan.

Kondisi seperti ini seharusnya tidak perlu terjadi manakala para Nara Sumber memahami tentang tugas dan peran seorang Wartawan, sebagai penyampai informasi. Jika wartawan mencari informasi dari sumber yang kurang akurat maka ia tidak bisa disalahkan dan dampaknya akan berimplikasi terhadap organisasi atau bahkan Pribadi Individu masing masing. Demikian dikatakan Kombes Pol Purnawirawan Drs. Suhadi Sw. M.Si bahwa wartawan itu ibarat angka nol dan nara sumber ibarat angka satu, jika angka nol salah meletakkannya maka nilai angka satu akan menjadi kecil. namun sebaliknya jika nilai nol diletakkan sesuai yang diinginkan, maka posisi angka satu akan menjadi besar.

Menurut Suhadi, contohnya jika angka nol diletakkan dibelakang angka satu, maka nilanya menjadi Nol koma satu, namun sebaliknya jika angka nol diletakkan didepan angka satu, maka nilainya akan menjadi 10 (Sepuluh ).

Jadi wartawan itu ibarat angka nol kalau salah memperlakukan wartawan maka kita akan menjadi kecil, jelas Suhadi yang selalu dekat dengan para wartawan.

Walaupun dikantornya bermacam-macam kegiatan spektakuler dilaksanakan, namun kalau tidak dipublikasikan oleh wartawan maka kegiatan tersebut hanya diketahui oleh Internal organisasi itu sendiri dan tidak diketahui oleh banyak orang, makanya jangan takut dengan wartawan perlakukan mereka sesuai dengan profesinya, tegasnya.

Lanjut dia, oleh karenanya tepatlah kira kunjungan Ketua Paguyuban Jawa Kalimantan Barat ( PJKB) dibawah kepemimpinan Bopo Sadimo Purbo Prayitno beserta panitia halal bihal, media cetak Tribun dan Pontianak Post, tentunya selain membangun komunikasi yang Intensif dengan awak media juga sekligus membangun talisilaturahim antar sesama umat manusia.

Kehadiran PJKB didua media massa tersebut, ternyata ada hasilnya diantaranya publikasi keberadaan PJKB berikut kegiatannya yang akan digeber oleh PJKB pada tanggal 15 Juli mendatang yaitu Halal Bi Halal dan pentas seni budaya Jawa di Pontianak Convention Center (PCC), imbuh Drs. Suhadi, MS.i/*(rls).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *