KKP SEKUPANG GAGALKAN PENYELUDUPAN BIBIT LOBSTER KE SINGAPURA

( Foto : Istimewa )

POSTKOTAPONTIANAK.COM

 (Batam) – Sekitar 3500 ekor bibit lobster yang dikemas dalam koper seorang laki-laki berinisial KL rencananya akan di seludupan ke Singapura, namun sempat digagalkan oleh petugas KKP Sekupang Batam saat melakukan patroli.

Dalam ekspose pada hari Senin tanggal 11 September 2017 pukul 14.00 Wib, di Kantor KKP Sekupang, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian didampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, Kapolresta Barelang menerangkan kronoligis kejadiannya kepada awak media.

“Pada hari Senin tanggal 11 September 2017 sekira pukul 05:00 Wib selaku Kapos Pelabuhan International Sekupang Aiptu Denny aAryanto melaksanakan patroli di seputaran pelabuhan tersebut, kemudian sekira pukul 05:45 Wib aiptu denny aryanto melakukan pemeriksaan terhadap 1 buah koper berwarna biru dongker yang mencurigakan yang sudah melewati konter bagasi yang akan di bawa ke negara singapura,”kata Kapolda.

“Lalu Aiptu Denny Aryanto membuka koper dengan keadaan tidak digembok, setelah Aiptu Denny Aryanto membuka kancing koper tersebut ditemukan 19 bungkus plastik oksigen yang berisikan sekitar 3500 ekor benih lobster,”terangnya.

“Selanjutnya Aiptu Denny Aryanto mencari pemilik koper tersebut ,kemudian setelah ditemukan pemiliknya yaitu seorang laki laki yang mengaku berinisial KL tindakan Aiptu Denny Aryanto selanjutnya mengamankan pemilik dan barang bukti dan membawanya ke Polsek KKP guna pengusutan lebih lanjut,”ujar Kapolda.

Dalam kasus penyeludupan ini, KL telah melanggar pasal 88 UU RI no. 45 tahun 2009 tentang perubahan atas UU RI no. 31 tahun 2004 tentang perikanan juncto permen Kelautan dan Perikanan nomor 56 / Permen- KP/ 2016 tentang larangan penangkapan dan/atau pengeluaran lobster, kepiting dan ranjungan dari wilayah negara Republik Indonesia.

Sedangkan barang bukti yang diamankan berupa 1 (satu) buah koper merk travel time berwarna biru dongker, 19 (sembilan belas) kantong plastik oksigen yang berisikan benih lobster dengan jumlah sekitar 3500 ekor
, 1 (satu) buah paspor an. Tersangka, 1 (satu) lembar boarding pass Sindo Ferry an. Tersangka, 1 (satu) buah hp merk samsung dan 1 (satu) unit mobil. Kasus upaya penyeludupan bibit lobster ini di limpahkan kepada penyidik Satreskrim Polresta Barelang./LT/redPKP.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *