Khawatir Penyakit Menular Hewan Dibutuhkan Puskeswan

POSTKOTAPONTIANAK.COM– SEKADAU !! Fasilitas untuk memelihara dan mengantisipasi terjadinya penyakit menular pada hewan dinilai masih minim. Pasalnya, penyakit menular hewan cukup membahayakan dan dikhawatirkan dapat tertular pada manusia.

ILUSTRASI./IST
ILUSTRASI./IST

Mardiani, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan (Disntankanak) Kabupaten Sekadau tak menampik hal tersebut. Dia mengatakan, saat ini fasilitas tersebut minim bahkan tidak ada.

Tak hanya itu saja, jumlah dokter hewan yang ada saat ini hanya berjumlah dua orang saja. Bahkan, dua orang dokter hewan tersebut menggunakan kantor dinas untuk melakukan aktivitasnya.

Untuk itu, kata dia, perlunya Puskeswan (Pusat Kesehatan Hewan) di Kabupaten Sekadau. Hal itu sudah diajukan, namun hingga saat ini belum ada kejelasan terkait dengan realisasinya. “Kami belum tahu apakah direalisasikan tahun ini atau tidak,” ujarnya.

Padahal penyakit hewan dinilai sangat berbahaya, seperti flu babi atau H1N1, rabies, sapi antrak, flu burung dan lain sebagainya. Sehingga, Puskeswan dinilai sangat diperlukan guna mengantisipasi agar dapat menangani hewan sakit.

“Sudah seharusnya ada PuskAneswan agar kinerja untuk mengantisipasi penyakit hewan bisa dilakukan dengan baik agar tidak menular pada manusia,” ucapnya.

Terlebih, kata Mardiani, beberapa wilayah di Sekadau dinilai sangat rentan, seperti Belitang Hulu dan Nanga Mahap. Sebab, masing-masing Kecamatan tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Sintang dan Ketapang.

Mardiani mengklaim, untuk persiapan vaksin dan obat saat ini sudah cukup memadai. Mengenai kasus terkait dengan penyakit hewan, Mardiani mengatakan hingga saat ini tidak terlalu banyak kasus yang disebabkan oleh hewan. Namun, kebutuhan akan Puskeswan sangat diperlukan guna mengantisipasi berbagai penyakit hewan sewaktu-waktu dapat terjadi.

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Inilah yang harus diantisipasi dengan serius, terlebih Puskeswan itu dirasa sangat diperlukan,” pungkasnya./Mus/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *