Ketua RT Ikuti Rapat Perbaikan Data Penduduk

para ketua RT Desa Hilir Tengah mengikuti rapat kerja dengan Kades dan Sekdes Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Landak./ dan
para ketua RT Desa Hilir Tengah mengikuti rapat kerja dengan Kades dan Sekdes Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Landak./ dan

NGABANG ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Data penduduk yang valid sangat dibutuhkan untuk berbagai program pembangunan, sementara itu data penduduk yang terjadi belakangan ini antara satu instansi dengan instansi lain yang melakukan pendataan tidak ada yang sama, malah jauh dari data yang ada dilapangan. Pemerintah memandang perlu dan sangat memerlukan data yang sesungguhnya untuk dapat menentukan kebijakan pembangunan, utamanya pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di daerah yang bersangkutan.

Kepala Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang, Noliadi, didampingi sekretaris Desa Alpian Murad memimpin langsung rapat kerja bersama para ketua RT se Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang, 9 September 2016, bertempat di kantor Desa Hilir Tengah Ngabang. Menurut Kepala Desa, Noliadi, bahwa data penduduk ini sangat penting bagi Pemerintah, baik Pemerintah Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi dan Pemerintah Nasional di Jakarta, gunanya adalah untuk dapat menentukan kebijakan pembangunan. Bila data penduduknya benar maka kebijakan pembangunan itu dapat menyentuh kesasaran yang lebih tepat. Namun bila datanya salah maka akan terjadi kekeliruan dalam menentukan kebijakan pembangunan. “ Saya minta kepada para ketua RT untuk dapat melakukan pendataan dengan baik, dengan melampirkan kartu keluarga yang dimiliki oleh warga, ” pinta Kades Noliadi.

Sementara itu, sekretaris Desa, Alpian Murad, memberikan penjelasan kepada ketua RT tentang tata cara pengisian data dalam blangko yang telah disiapkan.

Menurut sekretaris Desa, Alpian Murad, blangko pengisian data penduduk ini akan dibagikan kepada para ketua RT akhir bulan September 2016 , masing-masing satu KK mendapat satu blangko yang harus di isi . Blangko ini harus di kembalikan lagi ke Desa pada akhir tahun 2016. (dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *