Ketua LSM Penjara : Terkait PPDB, Walkot Harus Bertanggung Jawab

Hamzah Nababan./ said
Hamzah Nababan./ said

DEPOK ! PKP – Kendati sejumlah Kepala Sekolah SMAN se-Kota Depok telah bersepakat menandatangani fakta integritas sebagai komitmen dalam menciptakan birokrasi yang bersih dilingkungan institusi pendidikan. Namun tetap saja fakta integritas tersebut dikangkangi oleh oknum Kepseknya sendiri. Jadi dinilai carut marutlah permasalahan pendidikan tahun ajaran PPDB 2016 – 2017, di Kota Depok ini.

“Maka dari itu, Walikota Depok Muhamad Idris, harus bertanggung jawab atas permasalahan yang dilakukan oleh sejumlah oknum Kepala Sekolah SMAN tersebut. Bahkan pihak LSM Penjara segera membawa data lengkap ke – Mabes Polri,” tegas Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara Kota Depok, Hamzah Nababan kepada wartawan, Minggu (4/9/2016), di Sekretariatnya.

Menurutnya, dari hasil investigasi tim LSM Penjara bahwa di setiap sekolah SMA Negeri Depok sangat bertolak belakang dengan fakta integritas yang telah ditandatangani para Kepala Sekolah itu.

“Artinya, mereka sangat nyata telah melanggar fakta integritas yang telah disepakatinya bersama. Sebab oknum Kepsek memungut dana per- “siswa 8 juta”. Jika kita estimasi siswa 8 juta ini nilainya sangat pantastis…rata-rata sekolah dapat menyimpan siswa 60-70 siswa. 70 x 8 juta adalah 560.000.00,” tutur Hamzah.

Hamzah menegaskan, bahwa sudah jelas para Kepala Sekolah tersebut  telah melakukan tindak pidana korupsi, dan memperkaya diri sendiri atau orang lain serta menyalagunakan wewenangnya. Jadi sangat disayangkan sikap para oknum Kepsek tersebut.

“Untuk itu, Walikota Depok harus memberikan sanksi kepada para Kepsek sesuai peraturan yang berlaku jika perlu dipecat karena perilaku para kepsek berdampak buruk terhadap anak bangsa khususnya di Kota Depok ini,” tandasnya.(Faldi/Sudrajat)

 

Ikuti Berita Ini :HUBUNGAN KEUANGAN ANTARA PEMERINTAH PUSAT, PEMERINTAH DAERAH DAN BUMD

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *