Ketua LSM Penjara : Oknum Kejari Depok Segera Dilaporkan ke Kejagung dan KPK

DEPOK – POSTKOTAPONTIANAK.COM ! Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara) Kota Depok, Hamzah Nababan menilai, bahwa kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok sangat buruk. Pasalnya diduga pihak Kejari Depok kerap meminta jatah proyek di Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Jadi kami segera laporkan ke pihak Jamwas Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Artinya, ini diduga bukan rahasia umum lagi, Kejari Depok kerap meminta jatah proyek. Sebab ini sudah berlangsung sejak lama, ¬†bahkan pihak LSM Penjara segera laporkan Kejar Depok ke pihak Jamwas Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tegasnya kepada wartawan, Rabu (4/5/2016), di Balaikota Depok, Jabar.
Menurut Hamzah, apa yang dilakukan para oknum yang mengatasnamakan institusi Kejari Depok dengan meminta jatah proyek merusak citra dan menghambat upaya pemberantasan korupsi.
“Ini semua bertentangan dengan perintah Presiden RI. Kami berharap harus ditindak tegas oknum-oknum Kejari Depok yang bermain proyek,” tutur Hamzah.
Hamzah mengingatkan, bahwa pihaknya juga mengecam keras pernyataan Kepala Kejari Depok, Yudha P Sudijanto yang menuduh LSM-LSM Depok minta jatah proyek ke Pemkot Depok.
“Namun justru sebaliknya intropeksi dulu, jangan lempar batu sembunyi tangan. Kami punya bukti Kejari Depok kerap meminta jatah proyek dan kami akan laporkan bukti-bukti itu ke Jamwas dan KPK,” imbuhnya.
Hamzah menegaskan, pihaknya akan selalu memantau kinerja Kejari Depok, sebagai pembuktian kinerja siapa yang lebih berpihak kepada pemberantasan korupsi.
“Kami akan memantau dan mengawasi kinerja dan mendata proyek-proyek yang didapat Kejari Depok,” tandasnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *