Kerjasama Kembangkan Wana Wisata Padusan

MOJOKERTO-Dalam upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan pembangunan dibidang pariwisata di Kabupaten Mojokerto, Pemerintah Kabupaten Mojokerto bekerjasama dengan pihak Perhutani dalam pengembangan dan pengelolaan Wana Wisata Padusan.

Kesepakatan perjanjian kerjasama ini telah ditandatangani bersama dari kedua belah pihak, dari Pemerintah Kabupaten Mojokerto oleh Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga, Budaya dan Pariwisata Didik Chusnul Yaqin, sedangkan dari pihak perhutani oleh Kepala Divisi Bisnis Wisata dan Agrobisnis, Hindro Priatno.

Kerjasama ini merupakan upaya untuk mensinergikan dan menyelaraskan program kegiatan antara pemerintah kabupaten Mojokerto dalam mengembangkan potensi pariwisata dalam kawasan hutan yang dikelola oleh perhutani guna mendukung pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Mojokerto.

Selain itu untuk mendapatkan manfaat yang optimal dari segi ekologi, sosial dan ekonomi atas kawasan hutan yang dikelola perhutani dan untuk meningkatkan pendapatan bagi pemerintah kabupaten Mojokerto yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat sekitarnya, dengan tetap memperhatikan kelestraian hutan.

Kerjasama ini meliputi penyusunan Masterplan pengembangan kawasan Wana Misata padusan, pengelolaan karcis tanda masuk, Usaha jasa tempat parker kendaraan, pembangunan saarana dan prasarana, wahana kolam renang dan pemandian air panas, pembangunan Water boom, pasar wisata dan tempat parker, promosi dan pemasaran, pemeliharaan dan pengamanan lokasi wana Wisata dan sekitarnya, serta peningkatan kualitras sumber daya manusia.

Biaya untuk pengembangan Wana Wicata Padusan ini dibebankan pada anggran perhutani tahun 2015 dalam hal penyusunan Masterplannya, sedangkan Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menganggarkan sebesar 50 milyard yang dituangkan pada APBD Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata tahun 2015 untuk pembangunan Waterboom, Pasar wisata dan tempat parker.

Dalam hal pembagian hasil , masing-masing pihak , baik perhutani maupun Pemerintah Kabupaten Mojokerto memperoleh bagi hasil dari penjualan Karcis Tanda Masuk kawasan Wana Wisata Padusan dan kolam renang sebesar 47,5 % setelah dikurangi biaya operasional 5 % dan Asuransi.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Mojokerto, Mustofa kamal Pasa menyatakan,” Dalam hal pengelolaannya nanti pihak Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto tidak ikut campur , semuanya akan diserahkan kepada pihak pengelola yang profesional,”. ungkap Mustofa.

Untuk mengetahui rencana lokasi pengembangan wana wisata Padusan bupati beserta SKPD terkait meninjau lokasi bersama pihak konsultan. Setelah melihat lokasi , pihak konsultan langsung melakukan presentasi rencana pengembangan pembangunan Wana Wisata Padusan.

Acara diakhiri dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kerjasama Pengembangan dan pengelolaan Wana Wisata Padusan oleh Pihak Perhutani dan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.(Andy/ SJP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *