Kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Proyek Jasa Konstruksi

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK -Kepala BPJS Kalbar, Muhidin mengatakan bahwa sebagai tindak lanjut amanah UU nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan pelaksanaan peraturan menteri ketenagakerjaan No 44 Tahun 2015 tentang penyelenggaraan program jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerja harian lepas,borongan,dan perjanjian kerja waktu tertentu pada sektor jasa konstruksi serta peraturan menteri dalam negeri nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

Hal tersebut seperti disampaikannya pada acara rapat koordinasi peningkatan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja di provinsi Kalimantan Barat, yang digelar diruang praja II kantor Gubernur Kalbar, Kamis 2/2/2017.

Pasal 6 ayat 2 UU nomor 24 Tahun 2011 tentang badan penyelenggara jaminan sosial menyatakan bahwa BPJS Ketenagakerjaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 ayat 2 huruf b menyelenggarakan program, Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian.

Peraturan menteri ketenagakerjaan No 44 Tahun 2015 Bab II kepesertaan dan tata cara pendaftaran pasal 2 menyatakan bahwa setiap pemberi kerja jasa konstruksi wajib mendaftarkan pekerjanya dalam program JKN dan KKM kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Permendagri nomor 13 Tahun 2006 pada pasal 205 mencantumkan bahwa potongan Jamsostek menjadi persyaratan dan lampiran dokumen SPPLS Surat Permintaan Pembayaran Langsung, yang disiapkan oleh PPTK (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) untuk pengadaan barang dan jasa yang disampaikan kepada bendahara pengeluaran dalam rangka pengadaan barang dan jasa yang disampaikan kepada bendahara pengeluaran dalam rangka pengajuan permintaan pembayaran.

Dapat kami sampaikan evaluasi kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja jasa konstruksi yang telah didaftarkan melalui kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan periode bulan Januari sampai dengan bulan Agustus 2016 sebagai bahan evaluasi diseluruh Provinsi dan kabupaten/kota. Ada 6 kabupaten/ kota yang sudah mendaftarkan BPJS bagi pekerja jasa konstruksi diantaranya Pontianak, Singkawang, Kayong Utara, Sekadau, Kapuas Hulu.

Kantor cabang BPJS Pontianak dengan jumlah proyek 3.407 dan nilai proyek 5.433.842.977.659.13. Kantor cabang BPJS Kapuas Hulu dengan jumlah proyek 47 dan nilai proyek 58.187.725.454.57. Total proyek 3.454 dan nilai proyek 5.492.030.703.113.70 (Tr)/PKP. // foto tri //

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *