Kejari Tetapkan Tersangka Proyek Jembatan Terminal Jatijajar

POSTKOTAPONTIANAK.COM — DEPOK ! Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok Yudha Purnawan, didampingi Kasi Pidsus Andreas membenarkan, bahwa pihak sudah tetapkan x, sebagai tersangka dan segera menangkap kontraktor pelaksana Proyek Jembatan Jatijajar tersebut.

“Jadi pihak Kejari segera menyelesaikan dua kasus. Yang pertama, yaitu Proyek Jembatan Utama Jatijajar dan masalah korupsi anggaran sosialisasi KPUD,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (13/4/2016), dikantornya.

Menurutnya , untuk kasus proyek jembatan Jatijajar tersebut, pihak Kejari menbuatkan surat pemanggilan dan pencekalan berpergian terhadap x.

“Yang jelas tersangkanya sudah ditetapkan, namun kami belum bisa memberikan nama tersangkanya,  agar yang bersangkutan tidak melarikan diri,” tutur Yudha.

Sementara itu, Kasih Pidsus Andreas menambahkan, dari data yang ada, bahwa Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Depok tahun 2015 memproses lelang pembangunan proyek jembatan Jatijajar yang dimenangkan PT Kebangkitan Arman Ksatria. Proyek  pekerjaan tersebut bernilai kontraknya sebesar Rp 5,5 Miliar.

“Kendati demikian, uang mukanya sudah diambil pelaksana, namun hingga batas waktu tanggal 20 Desember 2015, progres pekerjaannya itu ternyata tidak dapat diselesaikan. Artinya proyek tersebut baru lima persen dikerjakan,” pungkasnya. (Novli/Gilang)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *