KEJAKSAAN MEMPAWAH DAN PLN WİLAYAH MEMPAWAH PANGGİL PELANGGAN BERMASALAH

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( Mempawah ) – Kepala Kejaksaan Negeri Mempawah Dwi Agus Arfianto melalui juru bicara Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Agnesius Saud Halomoan Napitupulu SH. MH menyampaikan bahwa terdapat persolan pelik untuk di tuntaskan pasca penandatanganan MoU dengan PLN Nomor: 0262.PJ/HKM.00.01/PTK/2017 Nomor: 03/Q.1.15/Gs.2/09/2017, khususnya di PLN Wilayah Mempawah, Rabu, 29/11/2017.”

Persoalan tersebut antata lainnya tentang tunggakan yang tak tertagih dari para pelanggan PLN baik rumah tangga maupun pelaku usaha di Mempawah, dimana jumlahnya hingga mencapai Rp 7,3 Miliar yang terhitung sampai hari ini.

“Hal itu akan menjadi target utama kita. Pemanggilan yang kami lakukan bersama-sama dari PLN Wilayah Mempawah ini kepada para tertunggak ini, tidak lain dan tidak bukan adalah menindaklanjuti dari MOU yang telah kami sepakati, dan hari ini kami laksanakan dengan menghadirkan para pihak tertunggak untuk diberikan pengarahan kenapa sampai dipanggil di kantor kejaksaan mempawah dan sekaligus menyelesaikan tunggakan yang belum dibayar serta solusi penyelesaian bagi mereka yang belum bisa menyelesaikan pembayaran secara penuh.” ungkapnya.

Terkait tunggakan pelanggan PLN di Mempawah, Saud mengatakan bahwa Kejaksaan Mempawah memiliki fungsi sebagai penerima kuasa untuk memanggil para pelanggan yang tertunggak agar bisa segera melunasi kewajibanya.

“Kejaksaan Negeri Mempawah dalam hal ini sebagai Jaksa Pengacara Negara bertindak mewakili PLN Wilayah Mempawah berdasarkan surat kuasa khusus untuk melakukan penagihan-penagihan terhadap pelanggan yang menunggak.” jelasnya

“Saat kita lakukan pertemuan hari ini, bahwa terdapat pelanggan yang menunggak dari 2 bulan, 3 bulan, dan ada juga lebih dari 1 tahun serta bahkan ada yang lebih dari 2 tahun. İni merupakan kerja ektra bagi kami untuk melakukan penagihan, karena hal yang berkaitan dengan keuangan negara kami terlibat didalamnya sesuai Memorendum Out Understanding telah di jalin dengan PLN Wilayah Mempawah.” ungkapnya

Hadir dalam pemanggilan di Kejaksaan mempawah ada 22 orang dari 70 orang tertunggak, ini merupakan 1/4 yang hadir dikarenakan kondisi hujan dari pagi hingga siang hari baru terhenti.

“Kami tidak hanya hari ini saja, tapi tetap kita lakukan seterusnya hingga sampai 70 orang yang tertuang dalam pemanggilan ini hadir, dan itu harus kita realisasi kan agar MOU yang telah disepakati bisa berjalan sesuai Konsideran.” ucap Saud. (ar/pkp). // foto : ar1 //.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *