Kasus Pembunuhan Tari Arizona Ada Titik Cerah

* Polisi Temukan Barang Bukti Balok Kayu, Keluarga Ingin Pembunuh Tertangkap*

POSTKOTAPONTIANAK.COM, PONTIANAK, Tabir pembunuhan sadis terhadap janda beranak satu Tari Arizona, lalu sedikit terungkap, setelah

Suasana saat pemakaman Tari Arizona.(foto:kliwon)
Suasana saat pemakaman Tari Arizona.(foto:kliwon)

Polisi menemukan barang bukti balok kayu dibawah tangga yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi Tari.

Seperti diberitakan Tari Arizona (25) pegawai negeri sipil Pengadilan Tinggi Pontianak ditemukan pamannya Jaka, di rumahnya Jalan Tani Makmur Nomor 9, Kota Baru, Pontianak Selatan dalam kondisi bersimbah darah, Rabu (9/3/2015).

Selain itu Polisi juga terus menelusuri keberadaan barang bukti senjata tajam yang juga digunakan pelaku untuk menghabisi korban. Di mana dalam outopsi disimpulkan Tari, meregang nyawa akibat luka dari benda tajam dan benda tumpul. Hal tersebut dikatakan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pontianak, Komisaris Andi Yul, kepada wartawan.

Dalam keteranganya Kasat Reskrim Andi Yul, mengungkapkan, bahwa hasil otopsi, pada tubuh korban ditemukan fakta lima luka akibat senjata tajam, sejumlah pukulan benda tumpul, cekikan di bagian leher serta memar-memar. Meski saat ditemukan Mahasiswi ektention semester akhir Fakultan Hukum Untan ini hanya mengenakan bra dan celana dalam, namun polisi sejauh ini tidak menemukan tanda-tanda adanya kekerasan seksual terhadap tubuh korban.

“ Hasil kesimpulan tim dokter forensik, cekikan dan banyaknya darah yang keluar dari tubuh korban, menjadi sebab Tari meninggal dunia,” ujarnya. Saat kejadian, diperkirakan ada perlawanan dari korban sehingga menyulut pembunuh biadab itu emosi dan menyiksa dengan cara mencekik, mengikat dan melakban mulut korban karena khawatir berteriak.

Akhir dari tindakan keji pelaku yakni melakukan pemukulkan baik dengan benda tumpul (kayu balok) maupun senjata tajam. Pukulan benda tumpul terdapat dibagian kepala saat korban dalam posisi bersujud dilantai.

Ada beberapa orang yang sudah dibidik polisi terkait pembunuhan Tari Arizona. Saat ini masih dalam penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti. Kapolda Kalbar sendiri meminta jajarannya untuk dapat secepatnya mengungkap tabir pembunuhan tersebut.

Usai otopsi dari RS Bhayangkara Anton Soejarwo Polda Kalbar, terlihat wajah penuh duka dari ayah korban M. Taufik, yang menjabat Sekteraris Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Begitu juga dengan rekan-rekan korban yang tak menyangka Tari harus tewas secara keji.
Tari Arizona dimakamkan di Pemakamam Jalan Danau Sentarum, Kompleks Ari Karya Indah III, Pontianak, Kamis pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, jenazah Tari disalatkan di masjid Miftahuddin Jalan Karya Sosial.

M. Taufik, menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan berharap pembunuh anak suluhnya dapat ditangkap dan dihukum sesuai dengan perbuatannya. “Kami atas nama keluarga mengapresiasi kinerja kepolisian Polresta Pontianak dalam penyelidikan serta penyidikan kasus pembunuhan anak kami. Yang jelas kami ingin pembunuhnya tertangkap,” ujar M. Taufik. (kliwon)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *