Kartini Landak Harus Sehat

Pemeriksaan Kasus Kanker Serviks Dilayani di 4 Zona

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! NGABANG-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Magdalena Nurainy Sitinjak, kemarin, mengatakan, untuk

 Magdalena Nurainy Sitinjak, Kadis Kesehatan Kabupaten Landak. FOTO Ya' Syahdan
Magdalena Nurainy Sitinjak, Kadis Kesehatan Kabupaten Landak. FOTO Ya’ Syahdan

pemeriksaan kesehatan ibu-ibu berkenaan dengan Pencanangan Program Nasional Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan Indonesia (PNGPD2KP2I) tahun 2015-2019, pelayanannya digratiskan. “ Untuk hal tersebut bagi ibu-ibu yang memeriksakan kesehatannya dapat mendatangi rumah sakit yang telah ditunjuk, yang di bagi dalam empat zona, yaitu RSUD Landak di Ngabang, Pukesmas Ngabang, Pukesmas Mandor, dan Pukesmas Darit. Dipilihnya empat tempat pelayanan tersebut mengingat keterbatasan tenaga medis. Namun kedepan Nurainy berharap agar tempat pemeriksaan tersebut di perluas sehingga ibu-ibu dapat dengan cepat memeriksa kesehatannnya, ” ucap Nurainy.

Ia  mengatakan, untuk pemeriksaan awal pihaknya merasa gembira, karena dari pemeriksaan tersebut hasilnya negatif. “ Kita berharap agar semua Kartini di Kabupaten Landak ini sehat semuanya. Aduh jangan sampai, jangan sampai, kita ngeri. Tapi puji Tuhan, dari pemeriksaan awal terhadap ibu-ibu, hasilnya negatif, ” ungkapnya.

Nurainy, menyampaikan, pencanangan program nasional ini di targetkan akan memeriksa 150 ibu-ibu, mudah-mudahan hal itu tercapai.

Ketika ditanya bagaimana kalau seandainya dalam pemeriksaan ditemui kasus kanker. Nurainy menjawab, hal tersebut akan di tangani oleh Pemerintah, bagi yang memiliki kartu BPJS kesehatan sudah tentu di tanggung oleh BPJS, dan bagi yang belum menjadi anggota BPJS, itu akan ditanangi oleh Pemerintah Daerah.

“ Tapi kita berdo’a dan berharap jangan sampai ada kasus tersebut di Kabupaten Landak, ” pintanya.

Sementara itu Bupati Kabupaten Landak, Dr. Drs. Adrianus Asia Sidot, M.Si, meminta semua SKPD, semua elemen masyarakat dapat saling bekerjasa sama untuk memberantas penyakit kanker yang sangat menakutkan. Karena berdasarkan hasil surve, kasus kanker serviks (mulut rahim) dan kanker payudara pembunuh nomor urut dua setelah penyakit jantung. Betapa pentingnya menjaga kesehatan ibu-ibu untuk kelansungan generasi masa depan yang sehat,cerdas dan pintar.

Dalam kesempatan ini, sebagaimana yang disampaikan ketua PKK Kabupaten Landak, dalam  Pencanangan Program Nasional Gerakan Pencegahan dan Deteksi Dini Kanker Pada Perempuan Indonesia (PNGPD2KP2I) tahun 2015-2019, di Kabupaten Landak, yang dirangkaikan dengan peringatan hari kelahiran Ajeng Kartini, 21 April 2015, ketua tim PKK Kabupaten Landak, Maria Bernadetha Adrianus, dalam kata sambutannya mengatakan, Kanker serviks atau yang sering disebut juga sebagai kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita. Dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiga nya. Dan dari data WHO tercatat, setiap satu tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini.

Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Penyebab Kanker Serviks, Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.

Selain itu, kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat. Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia <16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks). Faktor lain penyebab kanker serviks adalah adanya keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, terlalu sering melahirkan.

Ciri-Ciri Perempuan Menderita Kanker Serviks, Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dll. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak. Saat berhubungan intim selalu merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan. Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih. Sering merasakan sakit pada daerah pinggul. Mengalami sakit saat buang air kecil. Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih. Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan./ya’dan

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *