Karolin bersama BPOM Kalbar Sosialisasi KIE tentang Obat dan Makanan di Tayan Hulu

Sanggau ! Postkotapontianak.com ~
Badan Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi Kalimantan Barat berkerjasama dengan dr. Karolin Margret Natasa yang merupakan Anggota Komisi IX DPR RI membidangi Kesehatan, Kependudukan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi melaksanakan kegiatan sosialisasi KIE Obat dan Makanan di Desa Sosok Kecamatan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau (27/09) dengan tema “Pemberdayaan Masyarakat melalui KIE tentang Obat dan Makanan.”Hadir Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Provinsi Kalimantan Barat, Dra. Corry Pandjaitan, S.Apt, Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Sanggau, Ny. Arita Apolina Hadi, S.Pd, M.Si, Anggota DPRD Sanggau Komisi C, Roby dan Yeremias, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Kepala BPM PemDes dan BP4K Kabupaten Sanggau, Camat Tayan Hulu dan Unsur Forkopimka Tayan Hulu, Kepala Desa dan Dusun di Kecamatan Tayan Hulu, Tokoh Agama, Pelajar serta Masyarakat di Kecamatan Tayan Hulu.

Anggota Komisi IX DPR RI menyampaikan selain fungsi sebagai badan legislasi, Komisi IX DPR RI mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di masyarakat bekerjasama dengan BBPOM agar masyarakat tidak menjadi korban produk yang berbahaya tersebut. Karolin mengharapkan masyarakat harus teliti dalam membeli obat dan makanan. ” Untuk ibu-ibu ni, biasakan diri untuk teliti membaca label dan tanggal kadaluarsa produk yang dibeli. Ini semua kita lakukan agar keluarga kita, anak-anak kita terhindar dari dampak buruk yang ditimbulkan akibat kurang telitinya kita dalam memilih dan membeli obat-obatan dan makanan.” ujar Putri Sulung Gubernur Kalimantan Barat ini.

Terkait dengan Kasus Rabies yang menyebar di Kalimantan Barat, legislator PDI Perjuangan ini mengingatkan kembali kepada masyarakat tentang bahaya penyebaran virus rabies atau dikenal dengan penyakit anjing anjing gila. Bagi yang memiliki anjing dirumah wajib memberikan vaksin untuk anjing yang dimiliki dan jika terindikasi dengan ciri-ciri penyakit Rabies, segera dilakukan pemusnahan.

Kepala BBPOM Kalbar menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan obat-obatan. Corry menyarankan jika ingin mendapatkan obat yang aman, dapat dibeli di tokoh obat yang memiliki izin, Apotek, Puskesmas, dan Rumah Sakit. “Kalau mau membeli obat ibu-ibu, belilah di tokoh obat yang berizin, Apotek, Puskesmas dan Unit-Unit Kesehatan yang ada di Wilayah masing-masing. Jangan membeli di warung atau Toko-toko. Hati-hati terhadap produk-produk palsu yang beredar.” harap Corry. Terkait dengan Vaksin Palsu, Kepala BBPOM Kalbar mengklaim bahwa di Provinsi Kalimantan Barat tidak ditemukan adanya vaksin palsu.

Kepala tim penggerak PKK Kabupaten Sanggau menyambut baik kegiatan sosialisasi tentang Obat dan Makanan serta berharap agar informasi yang dibagikan oleh narasumber menjadi tambahan pengetahuan bagi masyarakat di Kecamatan Tayan Hulu sehingga kedepannya masyarakat lebih cerdas dalam memilih dan menggunakan obat-obatan serta bijak dalam mengkonsumsi makanan.

Dalam kesempatan itu, Karolin berpamitan kepada masyarakat terkait pencalonannya sebagai Calon Bupati Landak periode 2017-2022 yang mewajibkannya untuk mundur dari tugasnya sebagai wakil rakyat di Senayan. Karolin menegaskan bahwa majunya dia dalam pertarungan pilkada serentak 2017 adalah perintah dari partai dan dipastikan pilkada di Kabupaten Landak 2017 hanya akan ada calon tunggal. ( MU/Agust)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *