Kapolresta Depok Kombes Pol Dwiyono : Tawuran Pelajar Sangat Menghawatirkan

DEPOK ! POSTKOTAPONTIANAK-Kapolres Kota Depok, Komisaris Besar Polisi, Dwiyono membenarkan,

Kapolres Depok dan Kasat Lantas (Ist)
Kapolres Depok dan Kasat Lantas (Ist)

bahwa  jumlah kasus tawuran pelajar di Kota Depok sangat menghawatirkan. Seperti mulai  September 2014 hingga akhir September 2015 ini, terhitung ada 105 kali tawuran pelajar SMA dan SMK khususnya di wilayah ini.

“Artinya setiap minggu terjadi 3 kali tawuran. Angka ini sangat tinggi bahkan mengkawatirkan,” ujarnya kepada wartawan kemarin, dikantornya.

Dia menjelaskan, bahwa yang lebih menyedihkan lagi, tawuran terjadi hingga menelan korban jiwa. Akibat aksi brutal pelajar lainnya, 4 pelajar SMA tewas mengenaskan.

“Selain itu, ada 67 pelajar harus dijerat pidana dan 210 siswa lainnya dilakukan pembinaan. Masalah ini tidak bisa dibiarkan dan harus ditanggulangi bersama,” jelas Dwiyono.

Dwiyono menyebutkan, bahwa banyaknya pelajar yang bolos pada jam pelajaran itu yang memicu mereka kumpul-kumpul lalu tawuran dengan kelompok pelajar lain yang juga bolos.

“Ini yang mesti dipelajari. kenapa mereka bolos pada jam pelajaran, apakah pelajar itu bosan di dalam kelas atau bagaimana,” ujarnya.

Dwiyono menambahkan,  bahwa tawuran pelajar sudah menjadi momok meresahkan bagi masyarakat. Jadi cukup sulit mencari ujung pangkalnya. apa yang membuat para pelajar ini selalu tawuran.

 “Namun dalam pertemuan jajaran polres dengan Disdik itu pun juga tidak ada kesepakatan, apa sebetulnya yang menjadi penyebab tawuran,” ujar Kapolreta Depok itu.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok Harry Pansila membenarkan, bahwa tawuran itu terjadi karena masih banyak jam kosong setelah mereka pulang sekolah. Seharusnya menambah jam pelajaran hingga sore hari.

“Waktu kosong itu yang dimanfaatkan mereka untuk berkumpul dengan teman-temannya yang kemudian berujung tawuran dengan kelompok pelajar yang lain,” ujar Kadisdik itu.(Faldi/Sudrajat)

 

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *