Kapolresta Depok Kombes Pol Ahmad Subarkah : Polisi Tangkap Residivis Curas

Kapolresta Depok-Kombes Pol Ahmad Subarkah./Said
Kapolresta Depok-Kombes Pol Ahmad Subarkah./Said

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK-Kapolresta Depok Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Ahmad Subarkah membenarkan, bahwa pihaknya kembali berhasil membekuk dua residivis pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi di toko material di Jalan Radar Auri, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, beberapa waktu lalu. Mereka adalah GS (52) dan MN (46). Keduanya ditangkap pada Minggu (12/4/2015) di Jalan Raya Bogor di rumah kontrakannya.

Kedua residivis itu sudah menjalankan aksinya sebanyak 20 kali di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang dan Bekasi (Jabodetabek). Ketika beraksi kawanan ini bergerombol. Satu kali beraksi biasanya terdiri dari lima orang. Tertangkapnya, dua pelaku ini berdasarkan pengembangan dari kasus pencurian yang menimpa Hartono. Dari hasi penelusuran CCTV di toko material Hartono kemudian polisi bisa mendapati identitas pelaku.

 “Jadi modusnya, pelaku berpura-pura membeli di toko material korban. Kemudian, mereka langsung menodong korban menggunakan senjata api dan golok,” ujarnya kepada wartawan, Senin (20/4/2015), dikantornya.

Menurutnya, bahwa dari lokasi tersebut kawanan rampok berhasil menggasak harta korban berupa emas 15 gram, laptop, iPad, dua ponsel dan uang tunai Rp 11 juta. Setelah berhasil membawa harta korban, kawanan ini meninggalkan korban. “Mereka mengikat tangan korban, baru mereka beraksi. Mereka tidak melukai korban kalau tidak melawan,” tutur Subarkah.

Dia menjelaskan, selain itu juga kawanan ini pernah beraksi di toko sembako dengan menggasak uang Rp 10 juta dan empat ponsel. Kemudian, mereka beraksi di sebuah rumah di Cimanggis dengan menggasak uang, perhiasan dan ponsel. Selanjutnya, di Sawangan mereka mengambil brankas dari sebuah rumah yang berisi uang dan perhiasan. Di wilayah yang sama, mereka juga menggasak uang dan perhiasan juga dari sebuah rumah. Di Cikarang, mereka beraksi sejak tahun 2014 sebanyak dua kali. Di Karawang, beraksi tahun 2015 sebanyak 3 kali. Di Tangerang beraksi sebanyak 4 kali. “Di Depok mereka beraksi sebanyak enam kali,” jelas Subarkah.

Subarkah menambahkan, ketika beraksi mereka kerap mengikat korbannya agar tidak melawan. Namun jika korbannya melawan maka mereka akan melukai. Sebelum beraksi di sebuah toko material milik Hartono di Radar Auri, Cisalak, Depok, kawanan ini juga beraksi di rumah artis era 80-an yaitu Farouk Afero di Cinangka, Sawangan Depok pada 12 Agustus 2014. Di rumah Farouk mereka menggasak laptop, ponsel dan brankas berisi emas serta surat berharga.

“Mereka mengincar rumah secara acak. Dari kedua pelaku, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa senjata tajam, senjata api, 4 ponsel, tiga plat nomor kendaraan dan tali yang digunakan pelaku. Polisi masih mengejar enam pelaku lainnya. “Enam orang masih berstatus DPO,” ujar orang nomor satu di Polresta Depok itu. /Faldi/Sudrajat

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *