Kapendam XII/Tpr ; Ormas Gunakan Seragam Dan Atribut Mirip Tentara Dilarang

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(Pontianak) – Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XII Tanjungpura Kolonel Inf Tri Rana Subekti S. Sos, mengungkapkan bahwa Organisasi Masyarakat (Ormas) yang menggunakan seragam dan atribut yang mirip dengan tentara dilarang.

“Karena sesuai dengan pasal 59 ayat 1b undang – undang nomor 17 tahun 2013 tentang penggunaan atribut militer, warga sipil ataupun Ormas dilarang menggunakan pakaian atau seragam menyerupai pakaian dinas militer,” ungkap Kapendam XII/Tpr Saat dikonfirmasi pada Rabu (19/07) siang.

Kapendam XII/Tpr menerangkan, secara yudiris formal, penggunaan seragam dan atribut militer di lingkungan TNI AU/TNI telah diatur dalam surat keputusan Panglima TNI nomor skep/346/X/2004 tanggal 5 Oktober 2004 tentang pedoman penggunaan Pakaian Dinas Seragam TNI.

“Yang jelas sudah melanggar aturan undang-undang, maka sudah pasti melakukan pelanggaran yang akhirnya harus berurusan dengan hukum, maka kita serahkan ke penegak hukum yaitu aparat kepolisian dan lain –lain,” terang Kapendam XII/Tpr.

Kapendam XII/Tpr menuturkan, untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan atribut TNI khususnya diwilayah yang menjadi tanggung jawab Kodam XII/Tpr. Kodam XII/Tpr mempunyai perpanjangan tangan, yaitu Korem, Kodim dan Koramil yang selalu mengingatkan komponen masyarakat yang menjadi warga binaanya untuk mengikuti aturan.

“Kalau penertiban itu dianggap perlu dan sudah meresahkan masyarakat, Korem, Kodam dan Koramil akan koodinasi dengan aparat terkait seperti pihak kepolisian dan Pemerintah Daerah setempat,” tutup Kapendam XII/Tpr

(Viky)

Foto Kolonel Inf Tri Rana Subekti S. Sos, Kapendam XII/Tpr / Viky / POSTKOTAPONTIANAK

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *