Kalau Dilengserkan, Ahok Ingin Jadi Komedian

Ahok.(Dok.Furqy/Radar Indonesia News)
Ahok.(Dok.Furqy/Radar Indonesia News)

JAKARTA  – Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengaku ingin menggeluti bidang komedi dan beralih profesi menjadi seorang stand-up comedian bila upaya pemakzulannya oleh DPRD DKI berhasil.

“Mau jadi stand-up comedian aja. Gua cukup lucu kan,” ujar Ahok, sapaan akrab Basuki, di dermaga Marina, Ancol, Jakarta Utara, Selasa 7 April 2015.

Ahok mengaku tidak merasa khawatir, jika proses angket yang dirampungkan oleh DPRD DKI kemarin, berlanjut kepada Hak Menyatakan Pendapat (HMP) anggota dewan.

Dengan HMP, setiap fraksi di DPRD memiliki hak untuk menyatakan pendapat terhadap hasil investigasi panitia angket terkait kisruh APBD DKI 2015 dan rendahnya serapan APBD DKI 2014. “Orang saya nggak salah kok, ngapain mesti takut,” ujar Ahok.

Ahok justru merasa heran, karena anggota dewan tidak segera melangsungkan proses HMP usai rampungnya proses angket kemarin. Anggota dewan, kata dia, terlalu bertele-tele dalam melaksanakan proses pemakzulan terhadapnya.

“Prosesnya lama banget. Kayak main sinetron, panjang episodenya,” ujar Ahok.

Padahal, menurutnya, bila proses HMP itu bisa segera dilaksanakan, anggota dewan tidak perlu menunggu lama untuk bisa segera melanjutkan proses pemakzulan dengan cara membawa pandangan dari masing-masing fraksi itu ke Mahkamah Agung (MA). MA berhak mengabulkan keputusan pemakzulan bila pandangan dari setiap fraksi terhadap hasil angket positif menyatakan dia bersalah.

“Bawa ke MA saja sudahlah. Ngapain tanggung, nggak langsung dimajuin. Tunggu seminggu, seminggu. Ngapain? DPRD takut banget sama gua,” ujar Ahok. (asp)/(vv)/R-I

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *