Kadisdikbud KKR sebut Mendikbud Merampot

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(Kubu Raya) – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kubu Raya Frans Randus mengatakan bahwa keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia suka mengada – ngada, karena jadwal siswa-siswi untuk memulai ujian Nasional pada pukul 10:30 telah memberikan banyak ruang kepada murid-murid tersebut untuk memperoleh jawaban untuk dikirimkan ke daerah lain.

“Mendikbud banyak merampot, karena seumur hidup saya menjadi Kepala Dinas, baru kali ini terjadi kejanggalan dalam jadwal pelaksanaan UAN. Dan hal ini juga nantinya akan mengakibatkan hal-hal yang tidak kita inginkan seperti kunci jawaban yang tersebar sampai dengan aktivitas siswa sebelum dimulainya ujian nasional,” ujar dia saat berkunjung ke SMPN 01 Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya pada Rabu (3/5) siang.

Dirinya menilai, jadwal ujian nasional yang dilaksanakan pada siang hari membuat ruang bagi oknum-oknum tertentu untuk memanfaatkan situasi dan siswa juga bisa terkena hal-hal yang tidak kita inginkan di luar seperti kecelakaan dan sebagainya.

“Bisa saja siswa yang sudah datang pada pukul 07.00 pagi ke sekolah harus pulang pergi ke sekolah untuk mengikuti ujian nasional dan kita khawatir pada keselamatan mereka pada saat jam-jam tertentu sebelum dimulainya Ujian Nasional di sekolah. Berita bisa saja pergi ke warnet untuk mencari kunci jawabannya Setelah pagi dilaksanakan UNBK di sekolah sekolah yang melaksanakan hal tersebut. Sementara mereka yang pulang pergi hal yang tidak kita inginkan adalah mereka tidak bisa mengikuti ujian Karena terjadi sesuatu di jalan mulai dari ini tak akan seperti halnya yang terjadi saat ini, yaitu salah satu siswa SMPN 01 Sungai Raya,” ucap dia.

Dirinya berharap, kedepan jadwal ujian nasional dapat dilaksanakan pada pukul 07.00 pagi, atau dikembalikan seperti semula agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan kepada siswa-siswi ketika mengikuti ujian nasional di sekolahnya.

” tapi Syukur alhamdulilah saat ini tidak terjadi apa-apa Namun kita tetap harus mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan kepada siswa siswi yang mengikuti ujian nasional. Dan kita juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat untuk mengembalikan jadwal ujian nasional kembali seperti semula yaitu masuk ke pada pukul 07.30 pagi,” harapnya.

Ditambahkan salah satu Guru SMPN 01 Sungai Raya Sri Nuraeni menuturkan, bahwa pihaknya tidak dapat berbuat banyak dikarenakan posisinya sebagai pelaksana UAN.

“Tapi kita juga berharap agar pelaksanaan Ujian Nasional dapat kembali seperti semula yaitu masuk pada pukul 07.30 pagi, untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan kepada siswa-siswi. Dan pelaksanaan Ujian Nasional ini akan berlangsung selama 4 hari yaitu pada tanggal 2,3,4, dan 8 Mei 2017,” tutup dia.

(Viky)

Foto Frans Randus Kadisdikbud Kabupaten Kubu Raya / Viky / POSTKOTAPONTIANAK.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *