Kadisdik : Depok Lakukan UN Berbasis CBT Siknifikan di Jabar

POSTKOTAPONTIANAK-DEPOK !! Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Depok, Herri Pansila mengungkapkan, bahwa pada tahun ini ada 19 sekolah yang melakukan UN berbasis CBT. Angka ini naik dibanding tahun lalu yang baru 16 sekolah. Jadi mulai Senin (4/4/2016) ini, sebanyak 16.036 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Depok mulai mengikuti Ujian Nasional (UN).

“Selain itu sebagian besar atau 51 persen dari mereka akan menjalani UN berbasis komputer atau CBT. Bahkan sisanya masih berbasis kertas atau paper,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (4/4/2016), di Depok.

Dia menjelaskan, bahwa jumlah sekolah di Depok yang melaksanakan UN berbasis CBT ini paling banyak di Jawa Barat. Seperti ribuan pelajar SMA, SMK dan MA mengikuti UN, atau 51 persen.

“Jadi yang mengikuti UB berbasis kertas sebanyak 7.964 siswa atau 49 persen dari jumlah peserta UN. Sedangkan siswa yang mengikuti UN berbasis CBT sebanyak 8.072 siswa,” jelas Herri.

Herri menambahkan, bahwa dari 19 SMA yang mengikuti UN berbasis komputer, 10 diantaranya merupakan sekolah swasta. Sedangkan, untuk SMK, yang mengikuti UN berbasis komputer adalah 20 SMK swasta dan 4 SMK Negeri.

“Artinya di Depok, hingga akhir 2015 ada sebanyak 275 SDN, 26 SMPN, 13 SMAN, dan 4 SMKN. Sedangkan untuk sekolah swasta sebanyak 145 SD, 166 SMP, dan 115 SMA,” ujarnya. (Ilman Gilang)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *