Kadis Satpol PP : Terus Terapkan Perda

Satpol PP Berhasil Jaring PSK dan Miras

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Dudi Miraz./ Faldi
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Dudi Miraz./ Faldi

DEPOK ! PKP – Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok Dudi Miraz mengungkapkan, bahwa Depok sedang melakukan revisi Peraturan Daerah Nomor 6 tahun 2008 tentang Pengawasan, Peredaran dan Penjualan Minuman Beralkohol.

“Maka dari itu, guna menegakan Peraturan Daerah pihaknya melakukan operasi penertiban di beberapa hotel di Kota Depok. Jadi target operasi tersebut, kami akan membersihkan Depok dari peredaran minuman keras,” ujarnya kepada sejumlah pewarta, Sabtu (24/9/2016),di Depok.

Dudi menegaskan, bahwa Pemerintah Depok gencar mengupayakan razia minuman keras lantaran permintaan masyarakat Depok sendiri. Dalam revisi tersebut warga Depok mendesak pemerintah agar dalam perda tersebut diatur zero alkohol.

“Artinya, di Depok tidak boleh ada peredaran miras dimana pun. Masih dalam pembahasan. Makanya kami konsen dalam razia miras,” tandasnya.

Dudi juga menjelaskan, bahwa razia dimulai sejak Jumat malam dan selesai Sabtu sekitar pukul 01.30 dini hari. Ratusan personil gabungan menyisir lokasi yang dijadikan tempat prostitusi terselubung. Kebanyakan hotel melati dan panti pijat yang dijadikan tempat prostitusi terselubung.

“Jadi dari hasil Operasi gabungan itu Satpol PP berhasil menemukan 493 botol minuman keras. Tak hanya minuman keras, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok juga menangkap 20 pekerja seks komersial (PSK),” jelasnya.(Faldi/Sudrajat)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *