Kades Raja Zulkarnain Letakan Batu Pertama Bangun Surau di Gang Arjuna

Kades Raja Zulkarnain melakukan peletakan batu pertama pembangunan Surau As Syifa Gg Arjuna Desa Raja Ngabang, (24/4/2017)./ dan

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( NGABANG ) – Ditemui usai peletakan batu pertama, pembangunan surau As Syifa Gg Arjuna, Kepala Desa Raja Kecamatan Ngabang,  Zulkarnain mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah Subhanawata’ala atas  terlaksananya pembangunan Surau As Syifa.

Suatu RT baru yang dua tahun ini terbentuk merupakan hasil pemekaran dari Dusun Raiy tepatnya di RT 6/RW 03. Dengan terbangunnya tempat ibadah ini sangat membantu sekali bagi umat Muslim yang ada di lingkungan RT 14 ini untuk melaksanakan ibadahnya,” ujar Zulkarnain,  Senin (24/4),.

Menurut Kades Zulkarnain, masyarakat di Gg Arjuna RT 14/RW 03 Dusun Raiy Desa Raja Kecamatan Ngabang membangun Surau dilingkungan RT tersebut, adalah untuk menampung umat  muslim dalam melakukan ibadah kepada Allah Subhanawata’ala. “ Bangunan Surau tersebut diberi nama Surau As Syifa,” ucapnya.

 
Ia mengaku, memang masih banyak kekurangan-kekurangan yang terjadi pada pembangunan Surau tersebut, baik itu dana maupun material bangunan.

“Kita mengharapkan ada sumbangsih dari masyarakat maupun dari pemerintah yang menangani pembangunan rumah ibadah. Kita harapkan mereka bisa berkontribusi untuk pembangunan Surau As Syifa ini,”harapnya.

Zulkarnain juga mengakui, sejauh ini untuk tahun sebelumnya memang ada anggaran desa untuk pembangunan rumah ibadah.

“Tapi untuk tahun 2017 ini, kita baru akan melaksanakan hal tersebut. Tentunya kita juga berharap nanti akan rembuk nanti bersama rekan-rekan di Pemerintahan Desa. Harapan saya anggaran desa itu bisa juga diperbantukan untuk membangun rumah ibadah. Apalagi masih banyak rumah ibadah di Desa Raja yang memerlukan dana,” katanya.

Dijelaskannya, untuk keberadaan rumah ibadah di Desa Raja sebanyak delapan unit baik Surau maupun Masjid. Ke delapan Masjid itu tesebar disejumlah dusun di Desa Raja.

“Seperti di Dusun Raja ada tiga unit Masjid dan di Dusun Pesayangan ada satu unit Masjid. Kemudian, Surau di Dusun Raiy ada dua unit termasuk Surau As Syifa yang akan dibangun ini dan di Dusun Martalaya ada dua unit Surau,” terangnya.

Sementara itu, ketua panitia pembangunan Surau As Syifa, Kundori mengatakan, sejak tahun 2015 lalu masyarakat membebaskan lahan berukuran 11×27 meter persegi untuk rencana pembangunan Surau.

“Kami atas nama panitia pembangunan sangat mengucapkan terima kasih kepada Bapak Aris pemilik tanah yang telah membantu masyarakat. Awalnya beliau membantu seper empat dari harga tanah. Tapi, Alhamdulillah, belum lunas dibayar, sudah dianggap lunas,” ujar Kundori yang juga Ketua RT 14 ini.

Surau As Syifa dibangun diatas tanah seluas 11×27 meter persegi itu memiliki luas bangunan sebesar 7,5×7,5 meter persegi. Jenis bangunan yakni, beton minimalis permanen dengan bagian kerangka atap baja ringan.

Surau itu ditargetkan dibangun selama satu tahun. Sedangkan anggaran yang diperlukan sebesar Rp. 118 juta lebih. Sumber dana berasal dari swadaya masyarakat dan donatur.

pada acara penancapan tiang pertama pembangunan surau itu,  hadir anggota BPD Raja Purbono Hadi,  Kepala Dusun Raiy Alman dan undangan lainnya./(dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *