Kades Minta Jalan Perongkan Diperhatikan

Jalan rusak menyebabkan sulit bagi kendaraan untuk lewat./ musSEKADAU-POSTKOTAPONTIANAK.COM-Sudah hampir 13 tahun Kabupaten Sekadau menjadi daerah otonomi baru sejak dimekarkan dari Kabupaten Sanggau. Pembangunan di Bumi Lawang Kuari sampai sejauh ini pun sudah banyak mengalami kemajuan, bahkan terbilang cukup pesat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur. Namun, masih ada pula daerah yang sarana infratsrukturnya belum memadai. Salah satunya Desa Perongkan, Kecamatan Sekadau Hulu.

Desa yang tidak begitu jauh dari ibukota kabupaten itu saat ini kondisi infrastrukturnya, khususnya jalan masuk menuju pusat desa, masih dikeluhkan. Panjang jalan dari persimpangan menuju Dusun Perongkan lebih kurang 3 kilometer. Sekitar satu kilometer merupakan tanggungjawab perusahaan kelapa sawit PT Multi Jaya Perkasa. Sedangkan sisanya lebih kurang 2 kilometer menjadi domain Pemkab Sekadau.

“Sekitar satu kilometer yang merupakan jalan kabupaten masih banyak kerusakan, kubangan lumpur dimana-mana. Apalagi sekarang musim hujan,” ujar Kepala Desa Perongkan, Heryono, (1/12).

Pada tahun 2014 lalu, sempat dikucurkan dana sebesar Rp 750 juta dari APBD Provinsi Kalbar untuk perbaikan jalan Perongkan. Namun, dana tersebut hanya cukup untuk membangun jalan lebih kurang satu kilometer. Karena itu, Yono berharap agar Pemkab Sekadau bersedia memperhatikan kepentingan masyarakat Perongkan dalam waktu dekat ini.

“Karena hal ini menurut kami cukup mendesak, kami menginginkan mudah-mudahan Pemkab Sekadau bisa mengakomodir secepatnya pembangunan jalan masuk menuju Perongkan sampai tuntas,” harapnya.

Ia juga meminta agar para anggota DPRD, baik DPRD Kabupaten Sekadau maupun DPRD Kalbar untuk ikut menyuarakan kepentingan masyarakat. “Kami juga minta anggota dewan baik di Sekadau juga di provinsi jangan menutup mata dengan kebutuhan masyarakat kami,” pungkas Yono./(mus)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *