Gubernur “Pakai Masker”

Reporter : Devi Lahendra
PONTIANAK ! postkotapontianak.com — Masuk dalam level berbahaya kabut asap yang menyelimuti Kota

Teks foto : Suasana Siang Hari Menguning Di Kota Pontianak Imbas Dari Tebalnya Kabu Asap, Tampak Sinar Matahari Yang Juga Menguning. / foto : Devi Lahendra
Teks foto : Suasana Siang Hari Menguning Di Kota Pontianak Imbas Dari Tebalnya Kabu Asap, Tampak Sinar Matahari Yang Juga Menguning. / foto : Devi Lahendra

Pontianak selain berasal dari kebakaran hutan dibeberapa kabupaten yang ada di wilayah Kalimantan Barat, tak ayal tebalnya kabut asap yang mengepung Kota Pontianak juga merupakan asap kiriman dari provinsi tetangga yang hingga kini masih banyak terdapat titik api.

Dengan jarak pandang sekitar 200 meter para pengguna jalan diwajibkan untuk menyalakan lampi utama kendaraan disaat siang hari, guna menghindari terjadinya kecelakaan antar sesama pengguna jalan.

Penggunaan masker di saat melakukan aktivitas diluar rumah juga menjadi suatu yang wajib bagi masyarakat, mengingat bahayanya udara yang di hirup dari pembakaran lahan yang mana dari tebalnya kabut asap kualitas udara menjadi kotor dengan banyaknya partikel berbahaya yang terkandung di udara.

“Kita melalui Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, telah memberikan himbauan kepada masyarakat bahayanya menghirup udara dari tebalnya kabut asap. Untuk itu diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan yang dimulai dengan penggunaan masker disaat melakukan aktivitas sehari-hari yang dilakukan diluar rumah, ” ucap Gubernur Kalbar, Cornelis, MH pada sejumlah wartawan.

Dikatakan Cornelis, pembagian masker secara gratis telah dilakukan baik dari instansi pemerintahan, swasta maupun dari berbagai organisasi, mahasiswa, elemen masyarakat. “Sudah banyak masker yang dibagikan diseluruh kabupaten kota, jadi tidak ada alasan kalau tidak menggunakan masker. Sayangilah kesehatan, karena kesehatan itu mahal, ” tukasnya mengakhiri./

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *