Kabid Pelayanan Kebersihan DKP Kota Depok : Dianggap Berbau Politik

DKP Kota Depok Evaluasi ‘Partai Ember’

Kabid Pelayanan Kota DKP Depok, Kusumo./ Ist
Kabid Pelayanan Kota DKP Depok, Kusumo./ Ist

DEPOK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Kepala Bidang Pelayanan Kebersihan DKP Kota Depok, Kusumo mengungkapkan, bahwa pihaknya segera mengevaluasi ‘Partai Ember’. Pasalnya anggapan nama tersebut berbau politik, menjadi salah satu penyebab mengapa program ini harus dievaluasi. Selain itu juga saat ini sosialisasi terkait pemilahan sampah tetap berjalan, hanya saja nama ‘Partai Ember’ akan diganti.

“Branding tahun lalu memang ‘Partai Ember’, namun nampaknya harus berganti nama. Sebab, dikhawatirkan kesan masyarakat menganggapnya berpolitik, padahal kami kan tidak seperti itu (berpolitik),” ungkapnya kepada wartawan, Senin (8/8/2016), dikantornya.

Menurutnya, bahwa hembusan kabar terkait politik ‘Partai Ember’ santer terdengar di masyarakat. Untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan, evaluasi dirasa perlu guna meredakan kabar tersebut. “Kesan masyarakat memang seperti itu, kami tidak mau karena ada embel-embel ‘partai’ maka akan dikaitkan dengan isu Pilkada dan Pileg misalnya,” tutur Kusumo.

Dia menambahkan, namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa sosialisasi pemilahan sampah tidak akan terhambat seiring dengan pergantian branding yang akan dilakukan. “Sosialisasi tetap berjalan, kami hanya akan mengganti nama,” ujar Kusumo.

Seperti diketahui, ‘Partai Ember’ merupakan singkatan dari Ekonomis, Mudah dan Bersih, yaitu pemilahan sampah organik di tiap rumah, nantinya sampah organik yang telah dipilah tersebut dikumpulkan di ember kecil pada tiap rumah.

Selanjutnya akan dikumpulkan lagi di ember besar yang terletak di tengah-tengah di antara 20 sampai 30 rumah dalam satu RT, lalu sampah organik di ember besar akan diangkut oleh tim dari DKP. ( Faldi/Sudrajat )

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *