Jubir JK Bantah Bossnya Pernah Minta Buwas Stop Usut Pelindo II

JAKARTA – Pengakuan Komjen Polisi Budi Waseso atau Buwas kalau Wapres Jusuf Kalla via telpon pernah memintanya menghentikan pengusutan terhadap PT. Pelindo II, dibantah juru bicara JK, Hussain Abdullah. Menurutnya tuduhan tersebut tidak benar adanya, karena JK sudah berulang kali menegaskan tidak membela siapapun atau kepentingan apapun.

(Ket foto doc.radar-indo)
(Ket foto doc.radar-indo)

“Menyangkut kasus RJ Lino, sudah berulang kali ditegaskan oleh Pak JK bahwa ia sama sekali tidak membela siapapun atau kepentingan apapun,” kata Hussain kepada wartawan, Sabtu (5/9/2015).

Hussain menegaskan kalau JK tidak mengintervensi, tapi hanya menegaskan kembali instruksi Presiden Joko Widodo terkait pelaksanaan kebijakan yang tak boleh dipidanakan. Alasannya, kebijakan lebih bersifat perdata.

“Lebih bersifat perdata bukan langsung pidana. Eksposenya pun setelah tahap penuntutan agar tidak menimbulkan ketakutan berlebihan bagi pejabat publik lainnya,” jelasnya.

Sebelumnya Komjen Pol Budi Waseso mengaku pernah ditelepon oleh JK langsung ketika ikut menggeledah Pelindo II, Jumat (28/9/2015) lalu. Saat itu, JK bertanya mengapa penyidik menggeledah Pelindo II dan Buwas menjawab yakin 1000 persen ada tindak pidana di dalam kasus tersebut.

Dia mengaku heran dengan cara berpikir Wakil Presiden Jusuf Kalla yang pernah memintanya agar tidak mengusut kasus Pelindo II. “Kok cara berpikirnya demikian?” tandas Buwas dengan nada heran.

Kini, Budi Waseso sudah dicopot dari Kabareskrim Polri. Ia dipindah menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Komjen Pol Anang Iskandar. Sebaliknya Komjen Pol Anang menggantikan posisi Budi Waseso sebagai Kabareskrim Polri. [Aldo, BB]/radar-indo

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *