Jual Beli Emas Ilegal

Ajung Harus Berurusan dengan Polisi

POSTKOTAPONTIANAK-SEKADAU ! Ajung warga Desa Peniti, Kecamatan Sekadau Hilir terpaksa berurusan dengan pihak berwajib lantaran kedapatan melakukan jual beli emas ilegal dikediamannya. Kini, pria 56 tahun itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Diungkap AKP K Purba, Kasat Reskrim Kepolisian Resor Sekadau penangkapan itu dilakukan di rumah Ajung, pada Jumat (15/4). Saat itu, kata Purba, sekitar pukul 08.00, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat di rumah Ajung ada jual beli emas hasil penambangan tanpa izin .

“Setelah mendapatkan informasi tersebut, kami langsung melakukan pengecekan untuk mamastikan kebenaran informasi itu,” ungkapnya saat dikonfirmasi oleh Minggu (17/4).

Sekitar pukul 15.00, kata Purba, pihaknya mendatangi rumah yang dimaksud. Benar saja, polisi menemukan barang bukti tindak pidana minerba dan mengamankannya. Adapun barang bukti yang diamankan, lanjut Purba, diantaranya, uang berjumlah Rp1.882.000, 12 lempeng emas seberat 78 gram, satu set alat pembakar emas, lima buah mangkok.

“Selain itu barang-barang yang diamankan, satu pinset atau penjepit emas, satu kaleng kopi yang sudah dimodifikasi, satu timbangan digital GW warna silver, satu unit kalkulator sanrio warna merah muda,” ucapnya.

Selanjutnya, kata Purba, pihaknya langsung mengamankan Ajung beserta barang bukti dan dibawa ke Mapolres Sekadau guna pemeriksaan lebih lanjut. “Akan dikenakan pasal 158 sub 161 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Minerba dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp10 milyar. Saat ini kasusnya masih dalam proses,” tandasnya. /Mus

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *