Joni Pertanyakan Pelayanan dan Tanggung Jawab RSUD Ini, Jika Aduan Pengunjung Saja Tak di Tanggapi Dengan Sigap

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(PONTIANAK) – Salah seorang pengunjung Joni (48) yang mengaku kehilangan helm di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Jalan Komodor Yos Sudarso, KM 7,4 Nomor Satu, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak pada tanggal (10/8/2017) pukul 22:48 WIB, mempertanyakan pelayanan yang diberikan oleh pihak rumah sakit kepada para pasien, jika pengunjung pasien saja, sudah tidak diindahkan keluhannya.

“Jika pengunjung pasien saja sudah tidak di indahkan aduannya, bagaimana dengan pasien yang dirawat dalam RSUD itu, jika ingin mengadu kekurangan obat A, B, dan berbagai macam lainnya kemungkinan besar juga tidak akan di tanggapi. Apakah seperti ini, bentuk pelayanan yang diberikan oleh salah satu RSUD yang menjadi kebanggaan dari Kota Pontianak beserta Wali Kotanya,” ujar dia saat dijumpai pada Jumat (11/8) sore.

Dirinya menegaskan, secara umum pasien dilindungi dengan Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UU No. 8/1999). Menurut pasal 4 UU No. 8/1999, tentang hak-hak konsumen yaitu adalah, Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa, hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan; hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa; hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan; hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut; hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;dan hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya.

“Selain itu perlindungan hak pasien juga tercantum dalam pasal 32 Undang-Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit, yaitu mulai dari memperoleh informasi mengenai tata tertib dan peraturan yang berlaku di Rumah Sakit; memperoleh informasi tentang hak dan kewajiban pasien; memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi; memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional; memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi; mengajukan pengaduan atas kualitas pelayanan yang didapatkan; memperoleh keamanan dan keselamatan dirinya selama dalam perawatan di Rumah Sakit; menggugat dan/atau menuntut Rumah Sakit apabila Rumah Sakit diduga memberikan pelayanan yang tidak sesuai dengan standar baik secara perdata ataupun pidana, dan mengeluhkan pelayanan Rumah Sakit yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas dia

Ditegaskannya lagi, apabila hak-hak tersebut dilanggar, maka upaya hukum yang tersedia bagi pasien adalah Mengajukan gugatan kepada pelaku usaha, baik kepada lembaga peradilan umum maupun kepada lembaga yang secara khusus berwenang menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha (Pasal 45 UUPK)

“Selain itu, pasien juga berhak melaporkan kepada polisi atau penyidik lainnya. Hal ini karena di setiap undang-undang yang disebutkan di atas, terdapat ketentuan sanksi pidana atas pelanggaran hak-hak pasien,” ungkap dia

Dirinya berharap kepada manajemen RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Jalan Komodor Yos Sudarso, KM 7,4 Nomor Satu, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak dan pihak keamanan RSUD tersebut, bisa lebih baik lagi serta lebih bertanggung jawab, baik itu dalam melayani, ataupun saat menjalankan tugas dan fungsinya.

“Karena menurut saya, mereka telah menerima tunjangan yang cukup, ereka juga saya anggap orang – orang yang sudah terpilih, dan terlatih untuk memberikan pelayanan serta perlindungan terhadap masyarakat. Saya berharap kepada pihak pemerintah Kota Pontianak, khususnya bapak Wali Kota bisa memperhatikan kemudian kepada masyarakat yang menjadi pasien, serta memberikan ketegasannya terhadap oknum – oknum yang lalai saat bertugas di setiap RSUD yang ada di wilayah Kota Pontianak,” tutup dia

(Viky)

Foto Lahan Parkir RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Jalan Komodor Yos Sudarso, KM 7,4 Nomor Satu, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak / JN/POSTKOTAPONTIANAK.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *