Jokowi Resmikan Jembatan Pak Kasih Tayan

Presiden RI Joko Widodo Beserta Ibu Negara Didampingi Oleh Gubernur Kalbar, Melakukan Peninjauan Langsung Jembatan Pak Kasih Tayan. / foto : Devi Lahendra
Presiden RI Joko Widodo Beserta Ibu Negara Didampingi Oleh Gubernur Kalbar, Melakukan Peninjauan Langsung Jembatan Pak Kasih Tayan. / foto : Devi Lahendra

Reporter : Devi Lahendra
TAYAN – POSTKOTAPONTIANAK.COM !!  Diresmikannya Jembatan Pak Kasih Tayan, di Desa Tayan, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, oleh Presiden RI, Ir. Joko Widodo, menandakan bahwa telah dibukanya kran transportasi penghubung antar desa, antar kabupaten, antar provinsi bahkan antar negara. Yang mana akses jalur Trans Kalimantan merupakan jalur utama yang terhubung langsung ke jembatan.

Sejatinya pembangunan jembatan yang menelan anggaran miliaran rupiah tersebut, kini menjadi jalur utama bagi barang maupun orang, tak ayal peningkatan taraf ekonomi akan menggeliat dengan akses jalan yang kini kian memadai.

“Dengan hari ini (Selasa-red), maka sudah dua kali saya ke lokasi jembatan ini, dan kini saya datang kembali ke jembatan ini untuk meresmikannya. Jadi jembatan ini dikerjakan memang sangat cepat sekali, alasan dipercepatnya pembangunan jembatan ini karena jembatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan dengan dibukanya penggunaan jembatan ini maka percepatan kemajuan perekonomian juga di buka di Kalimantan Barat khususnya, ” ucap Jokowi, dalam sambutannya, Selasa (22/3/16).

Menurutnya, dampak dari dibangunnya Jembatan Pak Kasih Tayan maka masyarakat diberikan keuntungan, pasalnya akses transportasi darat kini diwilayah perhuluan Kalimantan Barat semakin lancar dan semakin terbuka.

“Kita ingin percepatan orang dan barang semakin baik, sehingga akan berdampak pada ekonomi yang nanti akan mempermudah dan semua biaya nanti akan menjadi murah, karena masyarakat sudah tidak lagi harus menggunakan fery penyeberangan dengan biaya yang mahal, kini sudah ada jembatan yang sudah dibangun, ” katanya.

Lebih jauh Jokowi mengatakan, untuk jalur jalan tembus maupun jalan yang telah terbangun hingga kini masih menjadi fokus dalam pembenahan maupun pelebaran.

“Jadi kita harapkan jalan tembus ini akan  rampung paling lambat pada  tahun 2019. Dan untuk pembangunan sudah saatnya kita tidak harus terpokus di pulau Jawa, namun saat ini sudah waktunya kita bangun daerah diluar pulau Jawa, terutama provinsi yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, kita lihatkan wajah Indonesia, maka dari itu kita tidak boleh kalah dengan mereka dalam wujud pembangunan, ” tukas Jokowi./*

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *