“Jember South journalist” Mengadakan Dialog Interaktif Bertema” Jember Terancam Free Sex”

JEMBER-Wartawan Jember selatan yang tergabung dalam “Jember South journlist” mengadakan dialog interaktif  yang dihadiri oleh  ratusan peserta

Dialog Interaktif Bertema” Jember Terancam Free Sex”.(SJP)
Dialog Interaktif Bertema” Jember Terancam Free Sex”.(SJP)

dari berbagai kalangan  mengangkat tema”Jember Terancam Free Sex” 14/03.

Pentingnya penyadaran bagi remaja  tentang bahayanya hubungan seksual diluar nikah beresiko pada kesehatan dari sipelaku sendiri selain memicu munculnya penyakit kangker juga bahayanya virus HIV AIDS  yang mengancam bagi manusia.

Dari data tabulasi Dinas Kesehatan yang disajikan untuk kabupaten jember sudah mencapai angka 1.640.000 kasus positif  menderita penyakit HIV Aids. Yang tersebar hampir merata di semua desa dikabupaten jember, Hal ini merupakan presiden buruk dan catatan hitam bagi sejarah perjalanan kabupaten jember.

Acara tersebut diadakan di warung makan Podomoro Balungtutul Kecamatan Balung langsung bertidak sebagai moderator Rully Efendi media harian (Radar Jember ) .sedangkan narasumber  dari Anggota Komisi D DPRD Jember  Habib Isa Mahdi, Wakil dari Dinas Pendidikan Karmin, Polres Jember yang dibidangi PPA serta aktivis pemerhati perempuan dan anak Sholihati Novitasari.

Dalam paparannya Isa mahdi lebih menekankan kepada kondisi pergaulan seks bebas kabupaten jember yang sulit dikontrol Anggota DPRD  yang terkenal dengan statement kontroversinya mampu memberikan gambaran dan alasan tentang rencananya Tentang isu test keperawanan dikalangan pelajar.

Sedangkan dari praktisi pendidikan hanya bisa menggambarkan kondisi anak usia remaja sekolah berhenti sebelum dia lulus gara-gara hamil dan faktor lain yang menyebabkan anak tersebut berhenti, dirinya juga menggambarkan bagaimana peran pentingnya guru BK didalam lembaga sekolah .

Tidak lama berselang Kapolsek balung juga memberikan gambaran tentang hukum yang berkaitan dengan seputar seks bebas dilanjutkan dengan pengarahan  Dinas kesehatan memberikan penyuluhan tentang pendidikan seks dan bahayanya bagi remaja.

Dalam forum diskusi suparnoto wartawan SuaraJember sebagai audien menggaris bawahi betapa pentingnya peran tokoh agama dalam mencegah pergaulan bebas melalui dakwah atau pencerahan apabila ada acara pengajian.

Saat  pimpinan redaksi SuaraJatimPost.Com menggaris bawahi bahwa peranserta memerangi seks bebas ini merupakan tanggungjawab bersama bukan hanya stake holder tetapi semua lapisan “  Kita harus sadar dekadensi moral remaja indonesia memang sedang dialami dan terjadi inilah fakta dan realita yang terjadi dimasyarakat kita, Lemahnya kontrol dan penanaman nilai terhadap anak mengakibatkan anak  mudah bergaul dan melakukan seks bebas “ dalam Kutipannya.

Maz imam juga menginginkan hasil diskusi ini bukan hanya debat kusir tetapi harus diwujudkan dan diimplementasikan menjadi sebuah peraturan baik perda maupun peraturan yang lain dengan tujuan mengurangi resiko dan dampak dari pergaulan bebas.

Tidak ketinggalan pula perwakilan dari FWLM(Forum Wartawan Lintas Media) Kabupaten jember yang diwakili oleh Mahrus Sholih meminta kepada pemangku kebijakan ini supaya diwujudkan dalam bentuk peraturan sehingga secara yuridis akan membawa efek jera pada sipelaku. Dirinya dan para jurnalis jember juga menambahkan akan mendukung penuh terhadap rencana DPRD untuk mengawal Perda yang berkaitan dengan kebijakan terhadap kebebasan Sex.

Acara yang digagas oleh 5 wartawan jember selatan Ruly efendi (RadarJember) Nunung,bambang (Jember 1TV), ichank ( JTV Jember ) Minto ( Suarajatimpost ) Rony ( Memo Timur) event ini merupakan acara yang patut diacungkan jempol dan dijadikan contoh bagi wartawan  lain dalam rangka mengawal isu-isu kabupaten jember semoga jember bisa keluar dari masalah seks bebas yang sedang menghantui para orang tua dikabupaten jember.

Acara yang  berdurasi 3 jam tersebut mampu membawa para audien kepada inti  materi yang disajikan, sehingga apa yang menjadi tujuan acara tersebut membawa sisi positif bagi peserta audiensi dan masyarakat pada umumnya. (tim fwlm/SJP).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *