Jembatan Penghubung Desa Ambruk, Warga Keluhkan Kinerja Pemerintah

BONDOWOSO- Ditengah gencarnya pemberitaan dimedia massa terkait ambrolnya pembangunan kota Bondowoso masyarakat menambahkan keluhan

Jembatan ambruk/ foto ; dok-SJP.
Jembatan ambruk/ foto ; dok-SJP.

kinerja pemerintah yang dinilai kurang maksimal. Dengan tudingan miring tentang kinerja pemerintah yang kurang maksimal berdasarkan realita dan kenyataan yang ada.

Seperti yang disampaikan pak Lin selaku Ketua RT Desa Pengarang yang mengeluhkan tentang jembatan penghubung antar desa Pengarang dan Pucang Anom Kecamatan Jambesari yang ambruk beberapa bulan yang lalu sampai saat ini belum ada penanganan dari pemerintah. Bahkan menurut informasi yang diterima “suarajatimpost.com”.

Pihak Bina Marga sudah tiga kali survei ke lokasi namun sebatas janji-janji. tuturnya.

Pak Lin menambahkan “warga sekitar sangat mengharapkan pemerintah bisa secepatnya memperbaiki jembatan ini, agar pengguna jalan dan warga sekitar tidak kerepotan apabila melewati jalur tersebut, karena sementara ini warga sekitar hanya mengandalkan jembatan darurat yang dibuat dari swadaya masyarakat setempat yang sangat memprihatinkan dan tingkat keamanannya sangat minim. Bahkan sempat ada pengendara yang jatuh kejurang ini, imbuhnya.

Pihak Bina Marga sendiri mengakui tentang keterlambatan perbaikan jembatan tersebut karena proses pengajuan yang memang membutuhkan waktu yang lumayan lama, namun Bina Marga sendiri berjanji akan secepatnya memperbaiki jembatan tersebut. Seperti yang disampaikan Hariyadi selaku Kabid pengembangan jalan saat ditemui wartawan suarajatimpost.com di kantor Bina Marga ” datanya sudah ada mas, kami sudah mengajukan perbaikan jembatan yang di desa pengarang itu dan secepatnya kami akan memperbaikinya. (Yudie)/SJP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *