Jelang Lebaran Beredar Barang Kadaluarsa

Wali Kota Depok Muhamad Idris lakukan monitoring (Ist)
Wali Kota Depok Muhamad Idris lakukan monitoring (Ist)

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! DEPOK – Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, mengungkapkan, bahwa menjelang lebaran ini disinyalir banyak barang yang sudah tidak layak itu diperjual belikan. Jadi untuk mengatisipasinya peredaran barang tersebut.

“Maka @emerintah Kota (Pemkot) Depok bekerjasama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, melakukan sidak barang kadaluarsa di dua Supermarket yang ada di Cinere, yaitu Superindo dan Giant,” ungkapnya kepada wartawan, Jumat (1/7/2016), dilokasi.
Pradi menjelaskan, bahwa pihak Dinkes juga mendampingi, sebab membawa lengkap alat uji sampel untuk menguji langsung beberapa makanan yang diduga mengandung formalin dan pewarna tersebut, seperti tahu pong, bakso ikan, minuman rumput laut katoni, dan makanan dalam kemasan untuk diperiksa tanggal kadaluarsanya.
“Berdasarkan hasil uji sampel tersebut negatif, artinya tidak ditemukan adanya kandungan formalin, borak, atau pewarna tekstil. jadi warga Depok bisa mengonsumsi makanan yang berasal dari Supermarket ini dengan rasa aman,” jelas Pradi.
Dia menambahkan, bahwa sebaiknya produsen juga melakukan uji kelayakan makanan yang diproduksi sebelum mengedarkannya. Hal tersebut untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan di kemudian hari.
“Untuk pengelola supermarket diharapkan selektif dalam memilah barang-barang yang akan ditaruh di-display, jangan sampai merugikan atau merusak kepercayaan konsumen,” ucapnya.
Pradi mengimbau kepada para konsumen agar jeli memilih barang sebelum membeli. Walaupun sudah masuk supermarket, kita harus tetap waspada, sebab barang yang terlihat bersih belum tentu aman.
“Artinya tidak ada yang bisa menjamin makanan tersebut sehat kecuali proteksi dari diri kita sendiri. Barang dalam kemasan yang bagus belum tentu aman, cek selalu tanggal kadaluarsa dan kandungan yang ada di dalamnya,” imbuh orang nomor dua di Kota Depok itu.(Faldi/Novli)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *