Januar Kawal Ketat Verifikasi MBR Tahap Pertama

Pemasangan Plat dan Verifikasi Sambungan MBR di Gang Lamtoro Jalur 1, Kecamatan Pontianak Barat. / foto : Hendri Wjs
Pemasangan Plat dan Verifikasi Sambungan MBR di Gang Lamtoro Jalur 1, Kecamatan Pontianak Barat. / foto : Hendri Wjs

PONTIANAK   ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Sebanyak 781 titik program sambungan air bersih masyarakat kurang mampu (MBR) di tiga kecamatan masuk dalam verifikasi tahap pertama dari jumlah sambungan sebanyak 2.000 sambungan, di wilayah Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Menjadi kota pertama di zona Kalimantan, tak ayal menjadikan Kota Pontianak sebagai barometer keberhasilan dalam penuntasan sambungan air bersih khususnya kepada masyarakat yang berada di bawah garis ekonomi rendah.

“Jadi untuk verifikasi tahap pertama ini, akan diverifikasi sekaligus pemasangan plat di box meteran. Untuk di Kecamatan Pontianak Barat sebanyak 214 titik, sedangkan untuk Kecamatan Pontianak Timur sebanyak 172 titik sambungan, dan di Kecamatan Pontianak Utara menjadi yang paling terbanyak dalam verifikasi ini yaitu sebanyak 392 titik sambungan MBR, ”  jelas Ketua Tim Hibah Air Minum APBN TA II Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Januar Pribadi. SE, pada postkotapontianak.com saat ditemui diruang kerjanya, Sabtu (17/9/16)

Sejalan dengan target yang diprogramkan oleh Walikota Pontianak, H. Sutarmidji, SH. M. Hum, lanjut Januar mengatakan penuntasan sambungan air bersih terutama kepada masyarakat kurang mampu harus segera terselesaikan dalam medio dua tahun mendatang.

“Disini kita harus seiring sejalan dengan program yang diinginkan Walikota Pontianak, yang mana Walikota merupakan Owner dari PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dan kita sebagai perpanjangan tangannya harus bekerja semaksimal mungkin untuk mencapai target yang telah diprogramkan tersebut, ” tegas Januar.

Ditempat terpisah,Imron anggota coerteam PT. Cardno, selaku tim verifikasi mengatakan jumlah verifikasi tahap pertama mengacu pada data yang masuk ke pihak mereka, yang mana selanjutnya data tersebut ditinjau langsung kelapangan dengan pendataan ulang.

“Untuk pemasangan plat dan verifikasi sudah kita mulai sejak tiga hari yang lalu, dan untuk timnya sendiri kita ambil dari orang lokal yaitu dari pihak PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak. Dalam verifikasi ini kita juga melakukan pengecekan langsung untuk melihat kondisi rumah yang menerima MBR, serta pembayaran rekening dua bulan terakhir setelah pemasangan. Jika ditemukan air tidak mengalir maka akan kita laporkan sesuai apa yang kita temukan dilapangan, ” katanya.*/ (dev)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *