Jam Belajar 5 hari,  SMKN 1 Ngabang Ikuti Aturan Pemerintah

( Dominikus Dasit./dan )

NGABANG – POSTKOTAPONTIANAK.COM ! Kepala SMK Negeri 1 Ngabang Dominikus Dasit mengatakan jika Pemerintah RI, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan jam belajar menjadi 8 jam dan masuk hanya Senin – Jumat.

Pihak sekolah akan menjalankan aturan yang ditetapkan. Namun, sejalan keputusan baru ini dilaksanakan tahun pelajaran 2017/2018 ini akan menemui masalah baru.

“Masalah nya sekarang kita menunggu surat edarannya dulu dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalbar. Kalau ada surat edaran resmi harus kita ikuti, ” kata Dominikus Dasit, Selasa, 13/6/2017,, diruang kerjanya.

Dominikus Dasit mengatakan, Peraturan Pemerintah (PP) pasti ada, turunannya juga pasti ada namun surat edarannya belum ada. Tapi kalau surat edaran dari Provinsi ada mau tidak mau harus dijalankan.

“Maka jam pelajaran menjadi 8 jam,  murid dan guru paling lambat pulangnya pukul 15.00 wib, ” kata Dominikus Dasit.

Ia menambahkan, masuk 5 hari atau 6 hari sama saja. Tergantung kesiapan kita menjalaninya. “Memang awal-awal pasti berat karena kita belum terbiasa. Banyak hal-hal yang terjadi, ” bebernya.

Misalnya anak didik, mereka harus bekal makanan atau bekal uang. Jika bekal uang katin sekolah harus siap dengan anak sebanyak itu. Begitu juga dengan hari Jum’at bagi anak anak yang beragama Islam tentang waktu sholat Jum’at bagaimana waktunya, tentu harus diatur agar berjalan dengan baik.

Lanjut Dominikus, Guru juga demikian makan siangnya pasti disekolah, tidak mungkin makannya pulang dirumah, artinya mereka harus bawa bekal.

Dominikus Dasit menambahkan, hari Sabtu bukan berarti libur. Siswa tetap masuk. Mereka melaksanakan kegiatan ektrakulikuler, seperti main voly, main sepak bola, main bola kasti, main pimpong dan masih banyak lagi kegiatan bermanfaat demi pengembangan karakteristik siswa. (dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *