Jadikan Desa Mungguk Sebagai Kunjungan Wisata

makam Raja Abdul Kahar di Desa Mungguk, Kecamatan                          Ngabang, Kabupaten Landak, Kalbar ./ D4N
makam Raja Abdul Kahar di Desa Mungguk, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Kalbar ./ D4N

NGABANG ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Kepala Desa Mungguk, Mulyadi, pecan lalu sangat berterima kasih atas informasi yang mengabarkan bahwa Desa Mungguk bisa dijadikan                                                                                                                                             Desa Sejarah dan Desa Wisata .

Menurut Mulyadi, hal itu sangat beralasan karena didalam  wilayah Desa Mungguk banyak terdapat situs –situs sejarah , seperti makam Raja Abdul Kahar, dan makam-makam raja-raja Kerajaan Landak, juga ada Meriam, dan air terjun Sentegong, Air Merah, ada juga arung jeram seperti Riam Panjang, ada juga pulau  Riam Panjang yang dengan keunikannya dapat mempesona setiap    mata memandang, dan bila sudah berkunjung ke tempat wisata tersebut meminta kita untuk datang yang kedua kalinya, bahkan untuk berulang kali, bersama teman, ataupun bersama keluarga.

Mulyadi, kepada awak media  ini mengatakan, sangat menyambut baik dan berterima kasih untuk menjadikan Desa Mungguk sebagai Desa wisata. “ Kami memang sudah lama mencanangkan untuk menjadikan Desa Mungguk ini menjadi salah satu kunjungan wisata domistik maupun mancanegara. Kami sangat berterimakasih atas adanya kebijakan untuk menjadikan Desa kami sebagai Desa wisata, ” ucapnya bangga.

Sebagaimana diketahui bahwa Pemkab Landak menetapankan tiga Desa wisata, yakni, Desa Saham di Kecamatan Sengah Temila, Desa Engkangin Merayuh di Kecamatan Air Besar serta Desa Raja Kecamatan Ngabang.

Desa Saham Kecamatan Sengah Temila dengan ikonnya Rumah Panjang dan Kehidupan Sosial Budaya orang Dayak. Kemudian, Desa wisata air terjun Banangar di Desa Engkangin Merayuh di Kecamatan Air Besar dan Desa Raja Kecamatan Ngabang dengan karakteristik khususnya yakni, ada Keraton, budaya Tumpang Negeri dan Ziarah Akbar, Kehidupan Sosial Masyarakatnya serta Kuliner Khusus.  (dan)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *