ISEI Pontianak Usai Gelar Seminar Bedah RAPBD Pemkot Pontianak Tahun Anggaran 2018 Bersama Pemkot Pontianak dan BI Cabang Pontianak

( Foto : Ist )

( Pontianak ) – Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cabang Pontianak bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dan Bank Indonesia (BI), pada hari Senin tanggal 2 Oktober 2017. Seminar berlangsung di Aula Keriang Bandong Gedung Bank Indonesia, Jalan A Yani mulai pukul 08.00-13.00 WIB.

Eddy Suratman selaku Ketua Umum ISEI Cabang Pontianak menyampaikan, “bahwa bedah RAPBD merupakan kegiatan rutin yang diadakan Pemkot Pontianak tiap tahunnya. Acara hari ini dikatakan agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika biasanya diadakan di Kampus Universitas Tanjungpura (Untan) kali ini di Kantor BI Perwakilan Kalbar.”

“Pembicaranya rencananya ada Wali Kota Pontianak Sutarmidji dengan deputi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), salah satu pimpinan di KPK,” terang Eddy.

“Apa yang dipaparkan oleh para pembicara ini, nantinya akan dibahas lebih dalam oleh tiga panelis. Di antaranya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ada Kasubdit Perencanaan Anggaran Daerah Wilayah II Sumule Tumbo, Pengurus ISEI Cabang Pontianak M Rustam dan Koordinator Indonesian Corruption Watch (ICW) Adnan Topan. Untuk diskusinya akan dipandu oleh Kepala BI Kalbar Dwi Suslamanto sebagai moderator,” jelasnya.

“Kami juga mengundang semua pihak yang terkait akan RAPBD inj, karena acaranya terbuka. Adapun pihak-pihak yang diundang sebagai peserta di antaranya para pemangku kepentingan di Kota Pontianak. Seperti kalangan birokrat, akademisi dari berbagai kampus, mahasiswa dari BEM, mahasiswa pasca sarjana dan LSM atau organisasi yang ada di Kota Pontianak.”ungkapnya.

“Karena tahun depan mau pemilihan wali kota, kami juga mengundang (balon wali kota) orang-orang yang sudah memasang fotonya di pinggir-pinggir jalan. Kami sengaja mengundang supaya mereka mengerti tentang kondisi keuangan di Kota Pontianak,” pungkasnya.

“Bedah R-APBD ini merupakan wujud transparansi Pemkot Pontianak. Dengan harapan masyarakat memanfaatkannya dengan baik, agar penggunaan anggaran bisa sepenuhnya demi kemaslahatan masyarakat banyak. Masyarakat juga bisa memberikan masukan-masukan dan kritik agar APBD ke depan tepat sasaran (kutipan: Sutarmidji wako pontianak).”(ar1 LN/rls)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *