Instansi Terkait Setempat, Jangan Tutup Mata : Kufung Diduga Usaha Ikan Baku Serta Sosis Malaysia

Truck bermuatan ikan./ foto :Frans
Truck bermuatan ikan./ foto :Frans

POSTKOTAPONTIANAK.COM – MELAWI ! Salah satu agen besar tempat perdagangan ikan baku yang berada di  Dusun Laja Permai Desa Paal  Kecamatan Nanga Pinoh di pertanyakan. Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, wartawan melakukan investigasi ke lokasi  ternyata  saudara KUFUNG atau lajimnya di panggil Afung ikan,  hanya mengantongi  Surat Izin perorangan atas nama Erti dengan  SITU dan SIUP Nomor 510/14/098. No Rek 503,3/098/ BPTPMD atas Nama perusahaan  Laut Selatan Sebagai pedagang ikan Eceran. 

Kasi Promosi dan PKL  Dinas Perdagangan  Kabupaten Melawi,  Basuni saat di temui wartawan di ruang kerjanya pada  Senin 2/5/16 dalam kaitan  ini  dia  menjelaskan, memang dulunya setahu  saya  ada Kufung memiliki ijin sebagai pengecer di dua lokasi Lapak Petak  di pasar sayur  yang beralamat di dusun Serundung Permai, kebetulan  dia tinggal di jalan Tengah  Desa Paal, sekaligus menyimpan ikannya di ruko tempat dia tinggal, tapi kalau yang sekarang  di tiga ruko baru itu saya tidak tau apakah  Kufung punya ijin atau tidak, kata Basuni.

Dia juga menjelaskan, kalau si Kufung  pada tahun 2012  lalu pernah mendapatkan teguran dan nyaris di tutup oleh dinas terkait karena aduan dan komplein masyarakat dan konsumen.   dia mengatakan,  saya siap tutup , tapi bagaimana dengan nasib sekian ratus pelanggan saya pak, kata kufung  waktu itu kepada kami, dan pada akhirnya ya mau digimanakan lagi, terang Basuni mengutip perkataaan Kufung.

Mengenai satus alamat yang berbeda sebagaimana yang tertera di surat ijin  sebagai  pengecer ikan tersebut  masyarakat memita  kepada Dinas terkait dan Kepala Desa Paal  supaya  secepatnya mengkroscek kelapangan agar  lokasi tempat izin usaha atas nama Erti yang tidak sesuai dengan letak lokasinya  tidak dijadikan lahan  bisnis oknum-oknum aparat yang tidak bertanggung jawab.

Begitu juga mengenai  luas lokasi yang di cantumkan dalam izin gangguan yang tidak dipajang di tempat usaha , tampak sengaja di simpan di dalam laci mejanya. Ironisnya, setelah wartawan melihat dan membaca izin usaha tersebut ternyata  atas nama Erti  yang seharusnya berlokasi di Dusun Serundung Permai Rt 001/002 Desa Tanjung Niaga Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.

Dengan   Luas lokasi 2,5×2,5 luas 6,25 . Sementara selama ini Kufung, menggunakan rumah ruko seluas tiga  Pintu dijalan Tengah Dusun Laja Permai Desa Paal sebagai Distributor agen ikan Baku dan sosis terbesar di Nanga Pinoh Kabupaten Melawi khususnya. 

Selain itu dengan beberapa fasilitas serba canggih, mulai dari  mesin pendingin Full AC, lemari Pembekuan khusus ikan baku Freezer dan puluhan Box fiber glass khusus untuk menyimpan ikan dapat di simpulkan dan di pastikan sekian ton ikan baku dan sosis  bisa di tampung di tempat tersebut  dan  Kufung sebagai agen ikan besar.

Anehnya, aktifitas yang dilakukan sebagai pengecer yang tertulis pada surat ijin tanda daftar  perusahaan yang sempat di perlihatkan kepada wartawan tak di tela’ah secara jeli oleh Dinas terkait  seringkali  warga menyampaikan keluhan pada saat  ingin beli ikan secara eceran satu kilo bahkan dua kilo namun tak di layani  oleh  Kufung atau anak lelakinya yang biasa terlihat menjaga toko ikan tersebut alasannya Dia hanya melayani  pelanggan tetap Minimal 10 kg atau perkotak saja.

Saat ditemui wartawan  pada  21/04/2016 di ruko tempatnya berdagang ikan  Kufung  mengatakan  “kami tidak melayani yang pembeli eceran kami hanya melayani orang yang berjualan saja kalau pun dilayani paling sedikit satu Kotak  beratnya 10 kg, katanya .

Atas dasar perbedaan tempat izin usaha yang di lakukan Kufung salah seorang warga Mol (40) tahun  berharap, kepada Dinas terkait atau aparat segera melakukan pengecekan izin dan letak tempat lokasinya yang di ketahui oleh semua orang sebagai agen ikan baku dan sosis  terbesar di Nanga Pinoh.

Investigasi wartawan di lapangan,  Kufung juga sering menyuplai ratusan Kg ikan –ikan  bakunya Ke Serawai  melalui (via ) speed boad dan Kota Baru via Bus,  padahal  jelas tertulis pada surat ijin yang di kantongi oleh Kufung dia hanya pengecer  bukan distributor atau Agen .

“Satu hal lagi yang menjadi pertanyaan,  adalah status ikan yang di jual oleh KUFUNG, apakah ikan –ikan baku tersebut di datangkan secara resmi dari  dalam negeri, ataukah ikan ilegal yang di pasok dari Malaysia, karena selama ini sering di jumpai Sosis asal Malaysia yang notabenenya ilegal dan tak terdaftar uji resmi  balai POM, di khawatirkan ikan dan sosis tersebut terindikasi  mengandung bahan pengawet berbahaya formalin. Adanya indikasi  dan di duga  kuat usaha ikan baku serta sosis Malaysia yang selama ini  di jual  Kufung di bekingi oleh oknum aparat./Frans/PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *