Ini kata Kapendam XII/Tpr Prajurit Yang Dikirim ke Malaysia

KUBU RAYA ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kapendam) XII/Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti, S.Sos, memberikan keterangan kepada awak media tentang prajurit dari Kodam XII/Tpr yang dikirim ke Malaysia, di Kantor Pendam XII/Tpr Jl. Arteri Alianyang No 1 Kubu Raya, Kalbar, Selasa (20/9/2016).

Dalam keterangannya, Kapendam XII/Tpr menyampaikan, ”sebanyak 130 prajurit dari Batalyon Infanteri 642/Kps di bawah pimpinan Dan Brigif 19/KH Letkol Inf Ibnu Jarwadi,  telah dilakukan pelepasan oleh Asop Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf. Moch. Muchidin bertempat di Kompi B Yonif 643/Kapuas di Sanggau, untuk mengikuti Latihan Bersama Keris Kartika Malaysia-Indonesia (Latma Kekar Malindo)-40AB/2016 di Serawak Malaysia.

Latma akan berlangsung selama 12 hari, mulai 19 hingga 30 September 2016 di wilayah latihan Tentara Diraja Malaysia (TDM) yaitu daerah Bau, Lundu dan Sematan Kompleks, Serawak Malaysia, dengan menggunakan metode GPMM (CPX/Command Post Exercise) dan dilanjutkan dengan Gladi Lapangan (FTX/Field Training Exercise)”, terang Kapendam.

“Bahwa Latma Kekar Malindo merupakan latihan yang dilaksanakan setiap tahun secara bergantian baik di Malaysia maupun di Indonesia, dan ini dilakukan secara terus menerus. Untuk, tahun 2016 dilaksanakan di Serawak-Malaysia dengan jumlah peserta latihan dari TNI AD 130 personel dan AD Malaysia 400 orang”, jelas Kolonel Inf Tri Rana Subekti.

Selain itu, latihan bersama yang digelar untuk melatih prajurit Kompi Senapan Yonif dalam pelaksanaan operasi bersama antara TNI AD dengan AD Malaysia, juga untuk mempererat persahabatan kedua Angkatan Bersenjata,  meningkatkan kebersamaan dan kerja sama antara TNI AD dengan AD Malaysia, yang tak kalah pentingnya yaitu, terlatihnya validitas Prosedur Tetap Operasi Malaysia Indonesia (Protap Malindo), meningkatkan kemampuan kedua belah pihak dalam melaksanakan kerjasama operasi militer, dan terlatihnya fungsi unsur Komando Kompi Senapan Yonif dalam pelaksanaan operasi bersama, tegasnya.

Sementara itu, bahwa Indonesia dan Malaysia merupakan negara sahabat yang bertetangga serta memiliki kemiripan kebudayaan atau kultural. Oleh karenanya, apabila dilihat dalam perjalanan sejarah kedua bangsa ini senantiasa menjalin dan memelihara hubungan bilateral dalam segala aspek kehidupan. Salah satunya  termasuk dalam bidang pertahanan diantaranya yaitu, kerja sama Angkatan Bersenjata kedua Negara khususnya TNI AD dan AD Malaysia.

Terkait dengan hal tersebut, untuk menjaga hubungan bilateral yang sudah terjalin dengan baik, maka sebagai personel TNI AD dan AD Malaysia yang bertugas di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Kedua pasukan hendaknya selalu  dapat menjaga agar tidak terjadi pelanggaran perbatasan kedua negara, untuk itu sangat perlu dilaksanakan suatu latihan tentang  pemahaman batas negara bagi aparat pengelola kawasan perbatasan baik TNI AD maupun AD Malaysia serta bagi masyarakat yang berdomisili sekitar perbatasan kedua negara, ujar Kapendam XII/Tpr.

Pesan Pangdam XII/Tpr yang disampaikan Asop Kasdam XII/Tpr saat melepas pasukan yang akan melaksanakan Latma, bahwa dalam pelaksanaan latihan bersama, perlu adanya penyamaan antara materi yang akan dilatihkan dengan keadaan fakta yang sering terjadi di lapangan. Disamping itu, taktik dan teknik serta dinamika patroli keamanan dalam operasi terkoordinasi Malindo dijadikan acuan dan referensi untuk mengatasi permasalahan, seperti mengatasi permasalah illegal trafficking, illegal logging, pemalsuan patok maupun kedudukan koordinat, pelintas batas, penyelundupan barang-barang illegal dan termasuk peredaran narkoba di perbatasan kedua negara terutama dalam rangka menjaga integritas kedaulatan kedua negara.

Harapan Pangdam pun, dalam kualitas dan kualifikasi yang sudah dimiliki oleh para prajurit selama ini dapat ditingkatkan lebih optimal. Untuk itu, saat menerima materi yang dilaksanakan saat persiapan dan juga latihan agar mampu diserap dan dikembangkan secara aplikatif dan disesuaikan dengan segala bentuk kemungkinan ancaman yang akan terjadi di lapangan, pungkas Kapendam XII/Tpr./Dd/Lk

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *