Indonesia Malaysia dalam Kekar Malindo

Reporter : Devi Lahendra

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! SINGKAWANG Panglima 1 Divisyen TDM Mej Jen Datuk Stephen Mundaw secara

Pembukaan Upacara Latma Kunker Malindo, di Rindam XII/Tanjungpura./IST
Pembukaan Upacara Latma Kunker Malindo, di Rindam XII/Tanjungpura./IST

resmi membuka upacara pembukaan Latma Kekar Malindo 39 AB/2015 bertempat dilapangan tembak Rindam XII/Tanjungpura. 

Dalam upacara pembukaan turut hadir Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Toto R Soedjiman, Irdam XII/Tanjungpura, Pa Ahli Pangdam, LO AL, LO AU, Asisten Kasdam, para Kabalakdam, Danrindam, Danbrige 19/Kh.

Para petinggi angkatan bersenjata dari Malaysia dihadiri oleh TDM Panglima 3 Bdg BG Muhammad Yusof Bin Azis, Peg Memerintah 13 RAMD Ltn Kolonel Moh. Razali Bin Mat Isa, PS 2 Latih MK 3 Bgd Mejar Willie ak Chahat, OC 13 Ramd Kapt Norhelmi bin Kamarulzaman.

Yang mana dalam Kekar Malindo 39 AB/2015 kali ini melibatkan sebanyak 130 personil TNI AD dan 130 TDM yang  dilaksanakan sejak tanggal 8 September hingga 20 September 2015.

Pangdiv 1 TDM Mej Jen Datuk Stephen Mundaw  dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk meminpin upacara pembukaan Latma Kekar Malindo 39 AB/2015 yang berlangsung di Singkawang tersebut.

“Untuk ini saya  mengucapkan  terima kasih setingg-tingginya kepada pihak TNI AD khususnya Kodam XII/Tanjungpura terutama kepada Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Toto R Soedjiman karena telah menerima dengan baik rombongan kami yaitu TDM di Singkawang Provinsi Kalimantan Barat, “ ucap Datuk Stephen.

Terdapat 3 objektif  utama yang telah ditetapkan bagi eksensais Kekar Malindo, lanjut Datuk Stephen mengatakan untuk meningkatkan kecekapan fungsi pemerintah dan pegawai staf di peringkat formasi dan pasukan dalam operasi gabungan, memperkasakan keupayakaan kedua-dua pihak bagi melaksanakan operasi peperangan terbuka, mengeratkan kerjasama hubungan dua hal antara TDM dan TNI AD.

“Ini merupakan satu Platfrom untuk kita berkongsi dan menguji doktrin, standard operating procedure (SOP) dan garis panduan diantara ke dua angkatan disamping lainya juga merupakan satu langkah untuk memperkukuhkan pertahanan  dalam mengahdapi seberang ancaman secara tidak langsung, “ tukasnya mengakhiri./

Penerangan Kodam XII/Tpr Mayor Arh MN. Komarudin

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *