Hizhut Tahrir Indonesia Terus Menyuarakan Kecaman Untuk Ahok

PONTIANAK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM –– Aksi damai menolak permintaan maaf Ahok (Gubernur DKI Jakarta-red) dan mengutuk ucapan Ahok yang dinilai telah melakukan penistaan terhadap Al-Qur’an terus disuarakan oleh anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kalimantan Barat, yang berlangsung di Tugu Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak.

Dalam aksi HTI mengecam pernyataan Ahok yang diucapkan dihadapan masyarakat Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu sebagaimana yang sudah tersebar di media sosial dengan menyatakan jika masyarakat tidak memilihnya karena dibohongi dengan surat Al Maidah ayat 51.

“Jadi dalam pidato Ahok dihadapan masyarakat dia mengatakan kalau Bapak Ibu nggak bisa pilih saya karena di bohongin dengan surat Al Maidah 51 macem-macem itu kalau bapak ibu merasa nggak milih karena saya takut neraka dibodohin gitu ya gapapa.”, beber Kurniawan selaku korlap HTI, dari perkataan Ahok, Kamis (13/10/16).

Dari perkataan Ahok, lanjut Kurniawan mengatakan, HTI sangat mengutuk dengan keras pelecehan terhadap Al-Qur’an yang dilakukan oleh Ahok sebagai tindakan yang sama sekali tidak bisa diterima. Ahok secara sadar telah menyatakan bahwa orang yang tidak memilih dirinya oleh karena dasar surah Al-Maidah ayat 51 telah dibodohi itu artinya Ahok telah secara nyata menyebut Al-Qur’an sebagai sumber kebodohan dan siapa saja yang menyampaikan haramnya memilih pemimpin kafir dengan dasar ayat itu juga disebut oleh Ahok sebagai telah melakukan pembedahan.

“Sudah berapa hari ini kita terus melakukan aksi damai untuk meminta aparat yang berwenang agar segera mengusut tindakan penghinaan terhadap Al-Qur’an yang telah dilakukan oleh Ahok. Dan kita juga meminta apapart untuk menindaklanjuti laporan yang telah banyak dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat bila merujuk KUHP pasal 165 dan UU Nomor 1/PNPS/1965 tentang pencegahan penyalahgunaan dan atau penodaan agama perbuatan Ahok ini secara sah dan meyakinkan telah melanggar aturan tersebut sehingga harus ditindak, ” tegas Kurniawan.

Lebih jauh Kurniawan mengatakan HTI bersuara dan menyerukan kepada umat Islam di Jakarta khususnya dengan tegas menolak Ahok untuk menjadi gubernur mendatang dan bagi yang masih mendukung Ahok agar segera menghentikan dukungan itu karena sebagai muslim mesti berpedoman kepada Al-Qur’an,  apalagi Ahok dengan terang-terang telah terbukti menghina Al-Qur’an.

“Sesuai dengan rencana kita akan melakukan aksi damai hingga hari Minggu tanggal 16 Oktober 2016 dengan tempat yang berbeda-beda, namun dengan tuntutan yang sama, ” tukasnya.*/ (and./abePKP)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *