Hidup Bertahun – Tahun Dengan Menjual Pakis

 

POSTKOTAPONTIANAK.COM

(Kubu Raya) – Salah satu masyarakat kurang mampu Tahak Lehong (54) yang tinggal di jalan Raya Mega Timur, Gang Muslim, Dusun Mega Jaya, Desa Mega Timur Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya mengeluhkan ruangan tengah dan dapurnya dinilai sudah tidak layak huni.

Dirinya berkata, untuk berjalan menuju ke bagian belakang dan toilet rumahnya, harus berjalan dengan sangat hati-hati dikarenakan tempat pijakannya sudah mulai rapuh.

“Hati-hati jika mau ke belakang, atau menuju toilet, pijakannya bisa saja jeblos, dan jatuh ke bawah,” ujar dia ketika salah satu tamu hendak menuju ke Toilet rumahnya.

Dirinya mengaku, selama 15 tahun lamanya, dirinya tidak pernah mendapatkan bantuan perbaikan rumah, walaupun sudah pernah didatangi orang-orang yang mengambil foto rumah miliknya.

“Udah banyak yang ngambil foto rumah saya, tapi tidak pernah sekalipun rumah saya dapat bantuan rehab rumah,” ucap dia.

Dirinya mengharapkan bantuan dari berbagai ormas-ormas yang mempunyai rejeki lebih, bersama Pemda dan instansi – instansi terkait lainnya untuk memperhatikan rumahnya bersama dengan kehidupannya sehari -hari.

“Selama ini, saya bekerja sebagai pemungut pakis, yang dijual dengan harga Rp. Dua Ribu perikat. Paling saya cuma mengharapkan orang – orang yang punya rejeki lebih yang kadang membeli pakis menggunakan uang Rp. Lima Ribu tapi tidak mau menerima uang kembalian kepada saya,” tutup dia

( andini )

Foto Salah Satu Warga Kurang Mampu Tahak Lehong (54) Saat Dijumpai / Andini / POSTKOTAPONTIANAK

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *