Herwanto : Warga Keluhkan Akses Jalan Rusak Berat

KETAPANG ! Salah satu jalan yang menghubungkan Propinsi Kalimantan Barat dengan Propinsi Kalimantan Tengah yang kesehariannya digunakan oleh masyarakat maupun aktifitas lainnya kini rusak berat dan menjadi kubangan lumpur.

Selain itu ada di beberapa titik ruas jalan mulai dari jembatan Kuala Asam Desa Asam Besar sampai ke simpang empat USTP Kecamatan Manis Mata terdapat lubang yang sangat dalam sehingga bisa menimbulkan bahaya dan rawan kecelakaan.

Pertanyaan masyarakat tercetus karena jalan yang menjadi satu-satunya menuju ke Propinsi Kalteng belum pernah tersentuh pembagunannya oleh pemerintah baik pemerintah propinsi maupun pemerintah daerah.

Padahal menurutnya mereka juga turut membayar pajak apalagi perusahaan yang berdomisili di daerah tersebut, tapi apa yang mereka rasakan khususnya di pedalaman.

“Beginilah nasib yang kami alami apalagi diwaktu musim hujan begini, yang mana sebenarnya masyarakat dianggap sudah sejahtera, padahal pajak kami bayar amnesty pajak kami laporkan tapi yang kami rasakan sebagai masyarakat di pedalaman jalan yang menjadi akses ke arah Kalteng sudah rusak berat dan berlumpur bahkan ada beberapa titik jalan berlubang yang dalamnya sekitar rata-rata dada orang dewasa ” cetus Herwanto salah satu warga Manis Mata, Senin (5/12/16).

Herwanto mengharapkan, ” kepada pemerintah, tolong sangat diperhatikan secara serius karena ini akses jalan utama menuju Kalteng sedangkan mobil yang lalu lalang banyak mobil yang masuk dari Kalteng dengan tujuan menyuplai barang sembako untuk daerah Kecamatan Manis Mata, Air upas dan sekitarnya. Dan bagi perusahaan saya mengharapkan juga karena banyaknya mobil kebun yang beroperasi menggunakan jalan tersebut tolong secepatnya di perbaiki ” harapnya.

” Saya yakin apabila satu minggu kedepan tidak adanya perbaikan terhadap jalan tersebut maka akan berpengaruh pada ketersedian sembako dan juga sangat berpengaruh kepada harga sembakonya ” ungkapnya./OneMan  // Foto kondisi jalan rusak./0neman//

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *